Pembentukan KPH diluar Jawa adalah gagasan lama yang ingin dilakukan meniru pengurusan hutan jati di Jawa. Pengurusan dengan membentuk KPH di hutan jati Jawa merupakan sistim pengurusan yang sangat baik - mungkin terbaik - yang kerenanya ingin diterapkan juga di hutan2 rimba di luar Jawa. Dengan begitu diharapkan kelestarian hutan luar Jawa lebih terjamin. Mengapa demikian ??? Karena dalam sebuah KPH segala tindakan - dari perencanaan, pelaksanaan pembanguna jalan2, pemungutan hasil, tindakan2 konservasi dan lain-lain akan didasarkan atas data dan informasi yang akurat yang didapat dari survey dan inventarisasi yang mengawali semua tindakan pengurusan KPH ybs.
Bagaimana progres program pembentukan/pembangunan KPH yang dimulai sejak tahun .......? Bersyukur bahwa program tsb dilanjutkan walau Kabinet/Menteri Kehutanannya berganti.
Tersendatnya pembangunan KPH menurut saya dimulai dengan kurangnya sosialisasi - khususnya kepada para Kepala Daerah Tk I maupun II - yang harus diikuti dengan penyediaan anggaran di masing2 tingkat yang diberi tanggung jawab untuk melaksanakan pembangunan. UU OTDA telah mengatur bahwa wewenang pengurusan hutan sebagian besar di desentralisasikan ke Daerah namun pada pelaksanaannya Daerah Daerah belum dipersiapkan, baik dengan anggaran maupun SDM-nya serta aturan-aturan pelaksanaannya.
Berita yang dimuat dalam surat kabar disini menunjukkan kemajuan yang menggembirakan, yaitu PEMBANGUNAN KPH SESUAI TARGET. Diberitakan disitu bahwa jumlah KPH yang sudah terbentuk berjumlah 120 buah tersebar di ..... propinsi. Saya belum mempelajari apakah KPH yang dibangun sudah mengacu kepada kebijakan besar yang diadopsi Pemerintah/Kemhut atau belum sepenuhnya. Kebijakan tersebut adalah Pengurusan Hutan Berbasis Daerah Aliran Sungai. Tantangan berikutnya adalah pemenuhan kebutuhan SDM yang mumpuni atau mampu untuk mengelola KPH2 tersebut. Menhut Zulkifli Hasan mengungkapkan bahwa jumlah tenaga yang dibutuhkan mencapai 12.520 orang, sementara tenaga sarjana Kehutanan yang direkrut tahun 2013 baru 120 orang. Jadi kesempatan untuk berkarya bagi sarjana Kehutanan masih terbuka sangat lebar.
PENYESUAIAN PENDIDIKAN dan SERTIFIKASI SDM.
Pemerintah secara koordinatif harus segera merencanakan dan melangkah untuk mengatasi kebutuhan tersebut diatas. Pendidikan tenaga Menengah Atas sampai Sarjana Kehutanan harus diarahkan kepada pemenuhan kebutuhan tersebut. Kementerian Kehutanan harus berkoordinasi dengan Kemendikbud, Univeritas/Fakultas Kehutanan, Kementerian teknis yang terkait untuk menyusun kurikulum pendidikan yang sesuai di SKMA - sekarang SMK Kehutanan - Fakultas Kehutanan, Pendidikan Tingkat Akademi jika perlu, serta Kursus & Pelatihan yang diperbanyak untuk mencapai jumlah tenaga yang berkualitas sebanyak dan secepat mungkin.
Saat ini Indonesia telah mempunyai Lembaga Sertifikasi tenaga kerja teknis, a.l. di sektor Kehutanan, yaitu LSPHI dan RINO. Kedua Lembaga ini berfungsi untuk mengadakan pengujian KOMPETENSI tenaga teknis Kehutanan sesuai dengan STANDAR KOMPETENSI yang telah ditetapkan oleh Kemnaker R.I. bersama dengan institusi pengguna tenaga ybs. Lembaga ini juga memandu dan memantau Badan2 Pelatihan Tenaga Kerja yang bersangkutan dalam mempersiapkan tenaga kerja menghadapi sertifikasi.
Dengan sertifikasi akan dilahirkan tenaga kerja yang kompeten / trampil sehingga menjamin kinerja yang tinggi. (Sayangnya pada waktu tulisan ini dibuat belum terdengan GEMA peningkatan mutu tenaga kerja teknis di Indonesia melalui sertifikasi. Tekanan Kemnaker kepada Pimpinan Institusi pengguna naker masih samar2. Akibatnya para Pimpinan Institusi umumnya belum menyediakan cukup anggaran untuk mengirim nakernya mengikuti sertifikasi di Lembaga ybs. Padahal, kalau tidak salah mulai 2015 nanti wilayah Asean sudah terbuka bagi tenaga kerja bekerja dinegara mana yang ia pilih dan negara2 Asean telah sepakat tidak akan memasang hambatan apapun (?). Itu berarti tenaga kerja Indonesia harus siap bersaing dengan para pendatang dan satu2nya senjata untuk bersaing adalah kualita / ketrampilan naker kita. Karena itu pelatihan yang diikuti dengan SERTIFIKASI KOMPETENSI adalah mutlak.
PENGELOLA KPH.
Dalam kaitan ini maka para Kepala KPH - walaupun sudah berpendidikan S1 - adalah yang terpenting untuk dididik dan diberi sertifikat kompetensi. Eselon dibawahnya juga perlu segera menyusul. Untuk itu semua komitmen para pengambil kebijakan dari pengelola institusi sampai kepada Menteri Keuangan harus diperkuat sehingga penyediaan anggaran tidak menjadi kendala.
Wednesday, March 5, 2014
Thursday, January 16, 2014
"SURPRISE" di Jnauari 2014
Januari 2014. Orang baru saja berpesta Tahun Baru, tiba2 ada geledeg disiang bolong! Pertamina mengumumkan kenaikan harga gas sebesar 30%. Harga gas per tabung 12 kg naik dari sekitar Rp 78.000,- menjadi rp 147.000,-an, sedang gas dengan tabung kecil (3 kg) harganya tetap.
Rakyat terutama ibu rumah tangga, terkejut dan kecewa! Begitupun saya yang selama ini meng-idolakan Karen sebagai putri Indonesia yang berprestasi dan cemerlang, tahan terhadap gempuran anggauta DPR masalah surat yang dikirimkannya dulu.
Peristiwanya juga menarik perhatian, karena diumumkan secara tiba2, tanpa wacana atau ribut2 sebelumnya. Biasanya kenaikan harga komoditi yg menguasai hajat hidup rakyat selalu dibahas di DPR lebih dulu. Ingat saja kenaikan harga BBM yang begitu alot sampai2 kenaikannya ditunda segala. Saya langsung berandai-andai jangan2 ini menjadi sebab jatuhnya Srikandi Indonesia ini ????
Saya tidak percaya Karen Agustiawan bertindak ceroboh seperti itu. Jadi apa gerangan yang mendorongnya menaikkan harga komoditi yang demikian strategis dengan demikian drastis.
Untung bahwa 2 hari kemudian terungkaplah asal muasal penaikan tersebut. Awal mulanya adalah BPK (BADAN PEMERIKSA KEUANGAN) yang memberikan rekomendasi kepada Pertamina untuk menghapus kerugian dari penjualan gas sebesar Rp 7,7 triliun dalam th 2013 yang timbul dari rendahnya harga penjualan gas. Menurut Pertamina biaya produksi gas lebih dari Rp 10.000,-/kg sedang harga jualnya Rp 5.850. Pantas kalau masyarakat sontak bereaksi dengan a.l. berdemo kekantor Pusat Pertamina. Mediapun menyuarakan keberatan masyarakat terutama para penjual makanan yang memasak dengan gas.
DPR pun melontarkan kritiknya , mengatakan Pemerintah tidak mampu melakukan koordinasi.
Entah kebetulan atau memang terkait dengan kenaikan tsb gas dengan tabung 12 kg menjadi langka di pasaran. Disamping itu banyak para pencari keuntungan mulai mengumpulkan gas dengan tabung kecil / 3 kg untuk kemudian dituangkan kedalam tabung 12 kg dan dijual dengan harga baru. Konon dengan berbuat demikian orang mendapat untung sampai Rp 25.000,- per tabung isi 12 kg.
Yang patut dipertanyakan, bagaimana keputusan yang sedemikian strategis dapat salah (menurut kenyataannya, karena kemudian Pemerintah merevisinya)? Apakah Presiden tahu dan menyetujuinya? Ternyata Presiden menyatakan dalam Sidang Kabinet Terbatas di Bandara Halim bahwa penetapan harga gas adalah kewenangan Pertamina sebagai Korporat.
Jika Pertamina yang membuat keputusan tanpa konsultasi atau dukungan atasan sama sekali, tidak patutkah pimpinan Pertamina diberi sanksi?!
Ternyata kenaikan tersebut diputuskan dalam RUPS Tahunan Pertamina pada tgl. 30 Desember 2013 yang dihadiri oleh Meneg Dahlan Iskan. Karena itu beliau menyatakan bahwa yang patut disalahkan adalah dirinya dan beliau pasang badan menghadapi risiko apapun.
Mendengar keluhan masyarakat Presiden SBY segera memerintahkan agar harga baru Rp 9.809,-/kg - naik rata2 Rp 3.959,-/kg - direvisi dan supaya selesai dalam dalam sehari.
Maka Dirut Pertamina Karen Agusetiawan pun dihadirkan dalam Sidang Kabinet khusus untuk membahas harg gas (elpiji) dipimpin oleh Menko Ekuin Hatta Rajasa dan para Menteri perekonomian yang kemudian menetapkan kenaikan harga bertahap secara hati2 dan sebagai tahap awal ditetapkan kenaikan Rp 1.000 /kg (menjadi Rp 6.860,-/kg).
Belakangan baru terungkap di media bahwa asal muasal penaikan harga tersebut adalah rekomendasi BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) yang setelah memeriksa Pertamina menemukan kerugian Pertamina dari penjualan gas menacapai Rp triliun, disebabkan oleh adanya subsidi harga gas yang ditetapkan oleh Pemerintah. Hal ini tidak dapat dibenarkan oleh BPK dan direkomendasikan agar harganya dinaikkan. (Walaupun demikian lucu juga menaikkan harga komoditas yang menjadi andalan masyarakat luas hanya diputuskan dan diberlakukan "begitu saja".
Apakah akan ada sanksi bagi Pimpinan Pertamina dan Menteri yang bersangkutan, kita lihat saja nanti !!!!!!!!!
Rakyat terutama ibu rumah tangga, terkejut dan kecewa! Begitupun saya yang selama ini meng-idolakan Karen sebagai putri Indonesia yang berprestasi dan cemerlang, tahan terhadap gempuran anggauta DPR masalah surat yang dikirimkannya dulu.
Peristiwanya juga menarik perhatian, karena diumumkan secara tiba2, tanpa wacana atau ribut2 sebelumnya. Biasanya kenaikan harga komoditi yg menguasai hajat hidup rakyat selalu dibahas di DPR lebih dulu. Ingat saja kenaikan harga BBM yang begitu alot sampai2 kenaikannya ditunda segala. Saya langsung berandai-andai jangan2 ini menjadi sebab jatuhnya Srikandi Indonesia ini ????
Saya tidak percaya Karen Agustiawan bertindak ceroboh seperti itu. Jadi apa gerangan yang mendorongnya menaikkan harga komoditi yang demikian strategis dengan demikian drastis.
Untung bahwa 2 hari kemudian terungkaplah asal muasal penaikan tersebut. Awal mulanya adalah BPK (BADAN PEMERIKSA KEUANGAN) yang memberikan rekomendasi kepada Pertamina untuk menghapus kerugian dari penjualan gas sebesar Rp 7,7 triliun dalam th 2013 yang timbul dari rendahnya harga penjualan gas. Menurut Pertamina biaya produksi gas lebih dari Rp 10.000,-/kg sedang harga jualnya Rp 5.850. Pantas kalau masyarakat sontak bereaksi dengan a.l. berdemo kekantor Pusat Pertamina. Mediapun menyuarakan keberatan masyarakat terutama para penjual makanan yang memasak dengan gas.DPR pun melontarkan kritiknya , mengatakan Pemerintah tidak mampu melakukan koordinasi.
Entah kebetulan atau memang terkait dengan kenaikan tsb gas dengan tabung 12 kg menjadi langka di pasaran. Disamping itu banyak para pencari keuntungan mulai mengumpulkan gas dengan tabung kecil / 3 kg untuk kemudian dituangkan kedalam tabung 12 kg dan dijual dengan harga baru. Konon dengan berbuat demikian orang mendapat untung sampai Rp 25.000,- per tabung isi 12 kg.
Yang patut dipertanyakan, bagaimana keputusan yang sedemikian strategis dapat salah (menurut kenyataannya, karena kemudian Pemerintah merevisinya)? Apakah Presiden tahu dan menyetujuinya? Ternyata Presiden menyatakan dalam Sidang Kabinet Terbatas di Bandara Halim bahwa penetapan harga gas adalah kewenangan Pertamina sebagai Korporat.
Jika Pertamina yang membuat keputusan tanpa konsultasi atau dukungan atasan sama sekali, tidak patutkah pimpinan Pertamina diberi sanksi?!
Ternyata kenaikan tersebut diputuskan dalam RUPS Tahunan Pertamina pada tgl. 30 Desember 2013 yang dihadiri oleh Meneg Dahlan Iskan. Karena itu beliau menyatakan bahwa yang patut disalahkan adalah dirinya dan beliau pasang badan menghadapi risiko apapun.
Mendengar keluhan masyarakat Presiden SBY segera memerintahkan agar harga baru Rp 9.809,-/kg - naik rata2 Rp 3.959,-/kg - direvisi dan supaya selesai dalam dalam sehari.
Maka Dirut Pertamina Karen Agusetiawan pun dihadirkan dalam Sidang Kabinet khusus untuk membahas harg gas (elpiji) dipimpin oleh Menko Ekuin Hatta Rajasa dan para Menteri perekonomian yang kemudian menetapkan kenaikan harga bertahap secara hati2 dan sebagai tahap awal ditetapkan kenaikan Rp 1.000 /kg (menjadi Rp 6.860,-/kg).
Belakangan baru terungkap di media bahwa asal muasal penaikan harga tersebut adalah rekomendasi BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) yang setelah memeriksa Pertamina menemukan kerugian Pertamina dari penjualan gas menacapai Rp triliun, disebabkan oleh adanya subsidi harga gas yang ditetapkan oleh Pemerintah. Hal ini tidak dapat dibenarkan oleh BPK dan direkomendasikan agar harganya dinaikkan. (Walaupun demikian lucu juga menaikkan harga komoditas yang menjadi andalan masyarakat luas hanya diputuskan dan diberlakukan "begitu saja".
Apakah akan ada sanksi bagi Pimpinan Pertamina dan Menteri yang bersangkutan, kita lihat saja nanti !!!!!!!!!
Friday, November 22, 2013
KORUPSI DI INDONESIA.
Saya lulus Sarjana pada th 1960 dan mulai bekerja di Jawatan Kehutanan. Masih jaman Orla. Tahun 1965 Orla mulai runtuh, Pemerintahan diganti dengan Orde Baru atau Orba yang ber- visi-misi menegakkan demokrasi yang sesuai dengan Undang2 1945. Namun pada pelaksanaannya terjadi penyimpangan dari UU '45. Makin lama kekuasaan makin dipusatkan dan praktis mutlak dipegang oleh Presiden Soeharto. Sudah menjadi ungkapan umum bahwa kekuasaan itu cenderung korup. Dan begitulah kenyataannya. Semua pos jabatan penting diisi dengan "orang2 Penguasa", setidak2nya orang yang disetujui Penguasa. Korupsipun makin marak.Korupsi tidak hanya di Indonesia saja. Di semua negara terjadi, bahkan disuarakan bahwa di organisasi internasional seperti Bank Dunia juga ada korupsi (tetapi fakta2-nya tidak pernah saya baca di media). Orde Baru atau Orba mendapat nama baik di mata dunia karena disiplin membayar hutangnya. Maka Bank Dunia rajin memberi hutang ke Indonesia yang bunyinya adalah MEMBANTU namun disisi lainnya juga mengendalikan. Obyek2 pembangunan yang akan dibiayai dengan hutang ke Bank Dunia harus diusulkan dulu dan hanya yang disetujui yang diberi pinjaman. Disuarakan bahwa orang Bank Dunia juga mendapat "bagian komisi" dari jumlah yang dipinjamkan ke Indonesia - entah benar entah tidak. tetapi dari dana yang masuk ke Indonesia itu yang juga dikorupsi oleh para yg punya wewenang dan yang ditugaskan untuk melaksanakan pembangunan.
Setelah bertahun-tahun berjalan, kalau tidak salah prof Widjojo Nitisastro saat menjabat Ketua Bappenas, mengatakan bahwa dari jumlah yang dipinjam dari Bank Dunia, 30% dikorupsi.
Setelah tumbangnya Order Baru dan mulainya Era Reformasi maka pemulihan demokrasi yang selama 32 tahun dipangkas oleh regim Orba menjadi tujuan utama dari Pemerintah bersama DPR.
Untuk itu UU 1945 di amandemen (sampai 5 kali!) , otonomi Daerah dilaksanakan (sampai tingkat Kabupaten/Kota) dan banyak lagi keputusan2 baru yang intinya memberi kewenangan kepada rakyat/DPR dalam melaksanakan Pemerintahan. Sistim Presidensial yang diputuskan dalam UU 45 yang di amandemen menjadi kabur karena DPR diwenangkan ikut menyusun RAPBN.


Dan apa yang terjadi? Rakyat kelihatan belum siap secara mental yang kemudian diikuti dengan ketidak-siapan secara moral. Pensalah-gunaan wewenang dan korupsi menjadi makin marak. Sumber daya alam dan lingkungan rusak karena pejabat dan partai politik yang ingin menjadi kaya secepat cepatnya lalu "membabi-buta".mengeruk dan menumpuk kekayaan dengan cara yang tidak semestinya. Tokoh2 Partai Politik dp DPR banyak yang tersangkut perkara korupsi. Pejabat2 Eksekutif - yang memegang duit - tidak ketinggalam ikut ber - korupsi ria. Dan sedihnya aparat penegak hukum khususnya Kejaksaan dan Kepolisian sudah lama dikenal sebagai "sarang" koruptor dan karenanya tidak dapat diandalkan untuk memberantas korupsi sehingga dibentuklah institusi baru yaitu Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK. Adalah wajar jika Kepolisian merasa tidak senang dengan adanya KPK. Maka terjadilah peristiwa2 yang merupakan cetusan perasaan tsb seperti yang dikenal dengan kasus CICAK VS BUAYA, penarikan beberapa puluh Polisi-penyidik yang diperbantukan ke KPK oleh Kapolri . Masyarakat sangat mendambakan kinerja KPK dan Pengadilan (Tipikor) khusus dalam pemberantasan korupsi ini. Tetapi kemudian ternyata bahwa banyak Hakim yang terlibat suap dalam menangani perkara2 korupsi. Masyarakat juga kecewa karena hukuman yang dijatuhkan kepada para koruptor umumnya dinilai terlalu ringan sehingga mencederai rasa keadilan. Kekecewaan tersebut bertambah parah setelah Mahkamah Agung atau MA ternyata juga tidak berjiwa anti korupsi. Pembebasan koruptor besar oleh M.A. setelah mengajukan PK - yang nota bene oleh orang yang tidak berhak dan pada waktu yang tidak sesuai hukum - membuktikan hal tersebut. Kekecewaan tersebut masih bertambah parah lagi setelah Ketua M.A.-nya tertangkap KPK karena suap. Terasa runtuhlah negara ini.
Banyak "tokoh" yang wajahnya sehari hari menjadi pengisi Media2 massa hari hari ini. Apakah mereka benar pelakunya? Wallahualam, tetapi begitulah pemikiran para penyidik. Semoga saja yang benar adalah benar dan yang salah adalah salah. Dan segera kapok mereka yang melakukan korupsi.Saat ini kasus yang sedang marak dan muncul di media sehari hari adalah Bank Century, Pusat Olah Raga Hambalang, Mantan Ketua Mahkamah
Konstitusi Akil Muchtar, Pilkada Gunung Mas dan Tangerang, Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah dengan dinastinya, Bea Cukai dan SKK Migas.
Masyarakat bingung dan ada yang ragu korupsi dapat diberantas di Indonesia karena kecenderungan bahkan desakan para elit Daerah kearah yang dapat menjadi ladang korupsi baru juga kuat, yaitu PEMEKARAN DAERAH, baik tingkat Propinsi maupun Kabupaten/Kota. Tuntutan pemekaran yang disertai tindak anarkis marak. Di Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Sulawesi ....... dll terjadi pengerahan massa oleh kelompok elit yang menginginkan menduduki pimpinan di Daerah Baru telah menimbulkan masalah ketertiban dan keamanan di daerah2 yang bersangkutan. Demo yang akhirnya anarkis terjadi ditempat2 demikian karena para pendemo melakukan pemaksaan dan melawan aparat keamanan yang berusaha meredam langkah mereka.
Karena pemekaran daerah (terpaksa) dilakukan berdasar kepentingan kelompok elit setempat maka banyak Daerah baru yang tidak sukses mengembangkan dirinya. Rakyatnya tetap miskin , daerahnya juga demikian. Beberapa bahkan tidak dapat membayar gajih pegawainya dan banyak Kepala Daerah yang berurusan dengan aparat hukum. Menurut Menteri Dalam Negeri saat ini ada 34 Kepala Daerah yang berurusan dengan KPK atau Kepolisian/Kejaksaan. Sangat menyedihkan!!! Hal ini telah pula menimbulkan wacana untuk kembali kesistim sebelumnya, yaitu melakukan pemilihan Kepala Daerah oleh DPRD, khususnya di Kabupaten/Kota. Memang hal itu dapat menghemat banyak dana APBN dan sangat mengurangi kesempatan korupsi, tetapi harus melalui perubahan Undang-undang Pemilu. Pastilah akan banyak yang menentang karena menyimpang dari prinsip2 demokrasi dsbnya. Disini menurut penulis orang lupa bahwa demokrasi merupakan prinsip saja, dan jalan untuk mencapai kesejahteraan yang adil dan merata. Bukan tujuan !!!!!!!! Karena itu semestinya jika jalan tsb - karena situasi dan kondisi - tidak membawa kesejahteraan yang adil dan merata, dirubah sedemikian rupa agar mencapai tujuan aselinya.
KPK mendapat tantangan yang sangat besar. Disamping oleh banyaknya masalah yang tak seimbang dengan jumlah penyidiknya, Moral Hakim Tipikor ternyata juga masih banyak yang lemah terhadap komitmen untuk memberantas korupsi sehingga keputusan2nya kurang memberikan efek jera dan tidak memuaskan rasa keadilan publik. Selain itu integritas para hakim juga terasa kurang tinggi sehingga banyak yang tidak mampu menolak rayuan suap. Hambatan yang lain adalah bahwa jumlah penyidik KPK yang dibutuhkan sebanyak 400 orang, saat ini hanya terdapat 80-an orang dan menurut Ketua KPK untuk mengadakan rekruitmen tidak mudah.
Disamping hambatan dan kondisi yang diuraikan diatas, masih ada lagi keadaan yang ternyata memberi kesempatan bagi para yang memegang kekuasaan untuk melakukan korupsi, yaitu diadakannya dana optimalisasi dalam APBN kita. Dana optimalisasi adalah anggaran yang tidak jelas peruntukannya, tidak terkait dengan program Kementerian/Lembaga Negara manapun. Penggunaannya tergantung adanya permintaan dari para eksekutif maupun legislatif yang "menginginkan" dana tersebut - artinya seperti untuk hal yang penting menurut pertimbangan si pemohon sendiri - kemudian diajukan kepada forum yang berwenang (Penulis belum menemukan forum mana yang berwenang tsb). Sementara kalangan mencurigai bahwa dana tersebut diadakan sebagai hasil konspirasi antara Pemerintah dan DPR ( keduanya dikuasai oleh elit politik) untuk membagi-bagi uang rakyat. Dan itu adalah bentuk kesempatan korupsi yang lain.
Dalam harian Media tgl 22 Nopember 2013 dimuat pendapat dari Direktur Eksekutif Indef Enny Sri Hartati yang mengatakan agar Dana Optimalisasi dihapuskan karena tidak jelas dan tidak terintegrasi dalam suatu Perencanaan Program Pemerintah. Besarnya dana itu adalah Rp 13 T di tahun 2012 dan meningkat menjadi Rp 27 T di APBN 2014. Bukan main !!!!!!!!!!! Itu lebih dari separoh anggaran DKI 2013 yang Rp 40T. Astagfirullah halaziiim !!!
Demikian itu situasi korupsi di Indonesia saat ini. Semoga langkah pemberantasan korupsi di negara ini bertambah kuat, makin memberi efek jera kepada para pelaku dan memberi signal kepada para yang berkedudukan untuk tidak melakukan korupsi. Hakim Agung Artidjo dkk bertiga telah memberi contoh kepada para hakim dengan menaikkan hukuman bagi Angelina Sondakh dari 4,5 tahun menjadi 12 tahun penjara ditambah denda Rp 500 juta dan membayar uang pengganti sebesar Rp 30,98 M.
Wednesday, September 25, 2013
PERKEMBANGAN PERGRUAN TINGGI
Pada tgl 10 September 2013 saya mendapat undangan dari IPB Bogor untuk menghadiri Diskusi antara Alumni Senior dengan jajaran Pengajar IPB. Dalam Diskusi tsb saya berhadapan dengan "anak2 muda" yang sedang memegang berbagai jabatan dalam pengelolaan Institute.
Diskusi diawali dengan tuan rumah memperkenalkan diri lengkap dengan tugasnya masing2. Disitulah saya "kaget" sambil kagum karena "anak2 muda" yang kami hadapi itu SEMUANYA sudah menyandang titel Profesor. Hadir juga dalam diskusi tsb adalah :
1. Prof Dr.Ir. Arifin, Ketua Komisi B
2. Prof Dr.Ir. Evi Damayanthi , Dept. Teknologi Pangan & Gizi / Komisi A yang a.l. menangani Karakter Generasi Penerus.
3. Prof Dr Ir Cecep Kusmana - Pengembangan Prestasi Akademik
4. Prof Wattimena
5. Prof Hemas
6. Prof. Sedarnawati - Teknologi Pertanian
dan 3 Perofesor putri lagi yang juga masih muda yg saya tidak sempat mencatat nama dan tugasnya.
Dari alumni senior yang diundang, hadir :
1. Ir. Junus Kartasubrata, angkatan th 1948 yang sekarang sudah berusia 90 tahun.
2. Ir. Moh. Kuswanda Widjajakusumah, angkatan th 1952.
3. Ir. Wardono Saleh, angkatan th 1953
4. Ir. Bambang Soekartiko,
5. Ir. Supari DH, sarjana Pertanian yg selamanya berkecimpung di Perbankan.
6, Dr.Ir. Setiyati Haryadi
7. Ir.Dr (Med) Damayanti Noor.
8. Ir Taufik Abas, angkatan 1957 , lulus th 1963. Bertugas di Jerman selama 9 tahun dan menjadi Atase Perdagangan di Belanda selama 5 tahun.
Sudah lama kegiatan saya tidak bersinggungan dengan IPB dan disini saya menemukan bahwa IPB telah banyak maju, baik dalam SDM maupun hasil2 penelitiannya. Dalam uraiannya Pimpinan Diskusi - Prof Rudy Purwanto - menerangkan bahwa hasil penelitian IPB mendominasi hasil penelitian nasional. Dalam Jurnal Penelitian yang diterbitkan setahun sekali sudah 2 tahun berturut turut (?) IPB menyumbang 55% dari total hasil penelitian nasional, terutama dalam bidang pertanian. Walaupun demikian IPB merasa kecewa karena hasil2 penelitian yang banyak diantaranya bermanfaat bagi petani Indonesia tidak sampai kepada para petani sehingga tidak ada dampaknya bagi kesejahteraan nasional
Dalam diskusi tsb Pimpinan IPB meminta masukan langkah apa yang harus dilakukan agar hasil2 penelitian dapat digunakan oleh Pemerintah untuk meningkatkan kesejahteran petani Indonesia , sementara IPB selama ini sudah melakukan kegiatan2 a.l. seperti dijelaskan berikut :
1. Menetapkan Nilai2 IPB (Visi & Misi?) yang terdiri dari
a. Menghargai bangsa
b. Cinta akan produk2 Pertanian
c. Swasembada protein
2. Dalam berswasembada protein IPB telah menghasilkan jenis pakan ternak yang diberi nama herbal mineral. Untuk dapat diproduksi secara besar dan disebarkan sebagai pakan ternak di Indonesia terganjal oleh ijin dari ybw yang sudah 2 tahun tidak kunjung diberikan. ( Instansi mana gerangan yang menangani ijin ini? Adakah unsur kepentingan luar yang bermain disini???)
Produk tsb dicoba diperkenalkan ke Malaysia dan dimintakan ijin untuk digunakan secara umum. Apa lacur ??? Di Malaysia ijinnya terbit dalam hanya 3 (tiga) bulan.
3. Membangun desa2 di daerah perbatasan dengan Papua Nugini. Proyek ini ditangani oleh Prof Wattimena dan Ir/Dr Fred Hemas. (Maaf saya ketinggalan dalam mencatat bagaiman hasil pembangunan desa2 tsb).
Masukan dari alumni senior:
1.Ir. Taufik Abas.
Di Jerman petaninya kaya karena produksi mereka dibeli oleh Pemerintah dengan harga yg baik dan Pemerintah yg melakkan pemasaran termasuk ekspor. Dengan sistim itu petani rajin meningkatkan produksinya dan menjadi kaya.
Untuk menghadapi Free Trade yg sudah diambang pintu diingatkan Indonesia harus mempersiapkan diri, a.l. dengan memanfaatkan instrumen anti dumping dalam menangkal impor. Perlu diingat bahwa memasang bea impor untuk menghambat impor tidak akan diperkenankan. Untuk dapat mengklaim sesuatu negara menerapkan dumping (a.l. memberi subsidi pada proses produksinya atau pada ekspornya) statistik kita harus lengkap dan akurat. Dan disinilah yg masih menjadi kelemahan Indonesia. Jadi statistik harus dibenahi. Jika kita dapat menunjukkan adanya dumping oleh negara pengekspor, kita dapat melaporkan ke Komisi Anti Dumping Dunia. Dengan bukti awal yg kuat maka Komisi A.D. Dunia akan melakukan investigasi dan menerapkan penaltynya.
Langkah kedua jelasnya, kita dapat memberi subsidi kepada petani kita dengan syarat subsidi tsb dijadikan ATBN (singkatan dari apa?) yang tetap/permanen dan dijadikan UU
2. Ir. Fred Hemas.
Rekan ini tidak mendukung Pemerintah membanguna FOOD ESTATE. Saya minta maaf kepada pembaca blog saya karena tidak sempat menangkap alasan yg dikemukakan,
Ir Fred inibertugas bersama dengan Prof Dr Watimena membangun desa2 di perbatasan RI dengan Malaysia di Kalimantan.
Sementara itu Prof Dr. Watimena menyampaikan bahwa IPB telah banyak jasanya, khususnya dalam
a/ Membangun perbankan, khususnya BRI
b/ Membangun Universitas/Fakultas Kehutanan di banyak Ibu kota Propinsi di luar Jawa
c/ Melahirkan sistim Bimas
Prof Watimena menyarankan diadopsinya Archipelago Agricultural Policy untuk propinsi2 Kepulauan di Indonesia.
Prof Dr Cecek Kusmana mengemukakan kelebihan IPB adalah sebagai penghasil Innovasi terbesar di Indonesia, Sebagai contoh, dalam tahun 2012 zIndonesia menghasilkan innovasi sebanyak 102 buah, diantaranya 55 oleh IPB (dimuat dalam majalah Dikti yg diterbitkan setahun sekali)
Tentulah ini membanggakan. Semoga IPB tetap memberikan iklim yang kondusif bagi para cendekiawan untuk berkarya menemukan berbagai innovasi bagu pembangunan nasional.
3. Wardono Saleh.
Agar hasil penelitian IPB dapat digunakan olehpihak yang berwenang untuk meningkatkan kesejahteraan petani, saya sarankan agar IPB membentuk Unit Organisasi (Departemen?) baru dengan tugas menangani "PEMASARAN" hasil2 penelitiannya. Unit baru ini ditugaskan untuk mencari jalur2 maupun strategi, jika perlu mitra guna memperoleh akses ke yang berwenang dan menyodorkan hasil2 penelitiannya (adalah tragis sekali bahwa temuan IPB pakan ternak yang super diterima dengan tangan terbuka justru di negara lain).
Yang penting untuk dicatat : IPB telah menetapkan NILAI2 (VISI DAN MISI) IPB TH 2045 yang terdiri dari 3 butir :
1. Menghargai Bangsa
2. Cinta akan produk2 pertanian.
3. Swasembada protein.
IPB telah menghasilkan pakan hewan untuk menunjang swasembada protein tsb yang diberi nama herbal mineral. Pakan ini berprotein tinggi dan meningkatkan pertumbujhan hewan ternak denan lebih cepat. Tetapi apa lacur ???? Ijin untuk memproduksi dan mendistribusikannya kepetani ternak di Indonesia tidak kunjung diberikan oleh Pemerintah Indonesia. Ijinnya sudah dimohon sejak 2 tahun lalu - demikian menurut salah satu Dr putri IPB yang hadir. Produk tersebut diperkenalkan ke Malaysia dan dinegara tersebut ijin untuk mengedarkan disana dapat terbit hanya dalam 3 bulan.
(Kita jadi tergiring ke mencurigai adanya kepentingan pihak tertentu, misalnya produsen pakan ternak yang sudah mapan - baik domestik maupun luar negeri - yang menjegal adanya pakan jenis baru bagi industri peternakan Indonesia).
Jayalah IPB, jayalah para innovator Indonesia !!!
.
Diskusi diawali dengan tuan rumah memperkenalkan diri lengkap dengan tugasnya masing2. Disitulah saya "kaget" sambil kagum karena "anak2 muda" yang kami hadapi itu SEMUANYA sudah menyandang titel Profesor. Hadir juga dalam diskusi tsb adalah :
1. Prof Dr.Ir. Arifin, Ketua Komisi B
2. Prof Dr.Ir. Evi Damayanthi , Dept. Teknologi Pangan & Gizi / Komisi A yang a.l. menangani Karakter Generasi Penerus.
3. Prof Dr Ir Cecep Kusmana - Pengembangan Prestasi Akademik
4. Prof Wattimena
5. Prof Hemas
6. Prof. Sedarnawati - Teknologi Pertanian
dan 3 Perofesor putri lagi yang juga masih muda yg saya tidak sempat mencatat nama dan tugasnya.
Dari alumni senior yang diundang, hadir :
1. Ir. Junus Kartasubrata, angkatan th 1948 yang sekarang sudah berusia 90 tahun.
2. Ir. Moh. Kuswanda Widjajakusumah, angkatan th 1952.
3. Ir. Wardono Saleh, angkatan th 1953
4. Ir. Bambang Soekartiko,
5. Ir. Supari DH, sarjana Pertanian yg selamanya berkecimpung di Perbankan.
6, Dr.Ir. Setiyati Haryadi
7. Ir.Dr (Med) Damayanti Noor.
8. Ir Taufik Abas, angkatan 1957 , lulus th 1963. Bertugas di Jerman selama 9 tahun dan menjadi Atase Perdagangan di Belanda selama 5 tahun.
Sudah lama kegiatan saya tidak bersinggungan dengan IPB dan disini saya menemukan bahwa IPB telah banyak maju, baik dalam SDM maupun hasil2 penelitiannya. Dalam uraiannya Pimpinan Diskusi - Prof Rudy Purwanto - menerangkan bahwa hasil penelitian IPB mendominasi hasil penelitian nasional. Dalam Jurnal Penelitian yang diterbitkan setahun sekali sudah 2 tahun berturut turut (?) IPB menyumbang 55% dari total hasil penelitian nasional, terutama dalam bidang pertanian. Walaupun demikian IPB merasa kecewa karena hasil2 penelitian yang banyak diantaranya bermanfaat bagi petani Indonesia tidak sampai kepada para petani sehingga tidak ada dampaknya bagi kesejahteraan nasional
Dalam diskusi tsb Pimpinan IPB meminta masukan langkah apa yang harus dilakukan agar hasil2 penelitian dapat digunakan oleh Pemerintah untuk meningkatkan kesejahteran petani Indonesia , sementara IPB selama ini sudah melakukan kegiatan2 a.l. seperti dijelaskan berikut :
1. Menetapkan Nilai2 IPB (Visi & Misi?) yang terdiri dari
a. Menghargai bangsa
b. Cinta akan produk2 Pertanian
c. Swasembada protein
2. Dalam berswasembada protein IPB telah menghasilkan jenis pakan ternak yang diberi nama herbal mineral. Untuk dapat diproduksi secara besar dan disebarkan sebagai pakan ternak di Indonesia terganjal oleh ijin dari ybw yang sudah 2 tahun tidak kunjung diberikan. ( Instansi mana gerangan yang menangani ijin ini? Adakah unsur kepentingan luar yang bermain disini???)
Produk tsb dicoba diperkenalkan ke Malaysia dan dimintakan ijin untuk digunakan secara umum. Apa lacur ??? Di Malaysia ijinnya terbit dalam hanya 3 (tiga) bulan.
3. Membangun desa2 di daerah perbatasan dengan Papua Nugini. Proyek ini ditangani oleh Prof Wattimena dan Ir/Dr Fred Hemas. (Maaf saya ketinggalan dalam mencatat bagaiman hasil pembangunan desa2 tsb).
Masukan dari alumni senior:
1.Ir. Taufik Abas.
Di Jerman petaninya kaya karena produksi mereka dibeli oleh Pemerintah dengan harga yg baik dan Pemerintah yg melakkan pemasaran termasuk ekspor. Dengan sistim itu petani rajin meningkatkan produksinya dan menjadi kaya.
Untuk menghadapi Free Trade yg sudah diambang pintu diingatkan Indonesia harus mempersiapkan diri, a.l. dengan memanfaatkan instrumen anti dumping dalam menangkal impor. Perlu diingat bahwa memasang bea impor untuk menghambat impor tidak akan diperkenankan. Untuk dapat mengklaim sesuatu negara menerapkan dumping (a.l. memberi subsidi pada proses produksinya atau pada ekspornya) statistik kita harus lengkap dan akurat. Dan disinilah yg masih menjadi kelemahan Indonesia. Jadi statistik harus dibenahi. Jika kita dapat menunjukkan adanya dumping oleh negara pengekspor, kita dapat melaporkan ke Komisi Anti Dumping Dunia. Dengan bukti awal yg kuat maka Komisi A.D. Dunia akan melakukan investigasi dan menerapkan penaltynya.
Langkah kedua jelasnya, kita dapat memberi subsidi kepada petani kita dengan syarat subsidi tsb dijadikan ATBN (singkatan dari apa?) yang tetap/permanen dan dijadikan UU
2. Ir. Fred Hemas.
Rekan ini tidak mendukung Pemerintah membanguna FOOD ESTATE. Saya minta maaf kepada pembaca blog saya karena tidak sempat menangkap alasan yg dikemukakan,
Ir Fred inibertugas bersama dengan Prof Dr Watimena membangun desa2 di perbatasan RI dengan Malaysia di Kalimantan.
Sementara itu Prof Dr. Watimena menyampaikan bahwa IPB telah banyak jasanya, khususnya dalam
a/ Membangun perbankan, khususnya BRI
b/ Membangun Universitas/Fakultas Kehutanan di banyak Ibu kota Propinsi di luar Jawa
c/ Melahirkan sistim Bimas
Prof Watimena menyarankan diadopsinya Archipelago Agricultural Policy untuk propinsi2 Kepulauan di Indonesia.
Prof Dr Cecek Kusmana mengemukakan kelebihan IPB adalah sebagai penghasil Innovasi terbesar di Indonesia, Sebagai contoh, dalam tahun 2012 zIndonesia menghasilkan innovasi sebanyak 102 buah, diantaranya 55 oleh IPB (dimuat dalam majalah Dikti yg diterbitkan setahun sekali)
Tentulah ini membanggakan. Semoga IPB tetap memberikan iklim yang kondusif bagi para cendekiawan untuk berkarya menemukan berbagai innovasi bagu pembangunan nasional.
3. Wardono Saleh.
Agar hasil penelitian IPB dapat digunakan olehpihak yang berwenang untuk meningkatkan kesejahteraan petani, saya sarankan agar IPB membentuk Unit Organisasi (Departemen?) baru dengan tugas menangani "PEMASARAN" hasil2 penelitiannya. Unit baru ini ditugaskan untuk mencari jalur2 maupun strategi, jika perlu mitra guna memperoleh akses ke yang berwenang dan menyodorkan hasil2 penelitiannya (adalah tragis sekali bahwa temuan IPB pakan ternak yang super diterima dengan tangan terbuka justru di negara lain).
Yang penting untuk dicatat : IPB telah menetapkan NILAI2 (VISI DAN MISI) IPB TH 2045 yang terdiri dari 3 butir :
1. Menghargai Bangsa
2. Cinta akan produk2 pertanian.
3. Swasembada protein.
IPB telah menghasilkan pakan hewan untuk menunjang swasembada protein tsb yang diberi nama herbal mineral. Pakan ini berprotein tinggi dan meningkatkan pertumbujhan hewan ternak denan lebih cepat. Tetapi apa lacur ???? Ijin untuk memproduksi dan mendistribusikannya kepetani ternak di Indonesia tidak kunjung diberikan oleh Pemerintah Indonesia. Ijinnya sudah dimohon sejak 2 tahun lalu - demikian menurut salah satu Dr putri IPB yang hadir. Produk tersebut diperkenalkan ke Malaysia dan dinegara tersebut ijin untuk mengedarkan disana dapat terbit hanya dalam 3 bulan.
(Kita jadi tergiring ke mencurigai adanya kepentingan pihak tertentu, misalnya produsen pakan ternak yang sudah mapan - baik domestik maupun luar negeri - yang menjegal adanya pakan jenis baru bagi industri peternakan Indonesia).
Jayalah IPB, jayalah para innovator Indonesia !!!
.
Tuesday, July 2, 2013
Penyakit Menahun Perbaikan Jalur Pantura.
Demikian kritik para Pengamat Pembangunan dan Media yang dimuat a.l. di Media Indonesia tgl.5 Juli 2013. Kritik mempertanyakan mengapa pemeliharaan jalan pantura tidak pernah selesai. Memang pada kenyataannya demikian. Sejak tahun 70-an dimana ditempat2 ruas yang diperbaiki anak2 kampung disitu selalu berjajar ditepi jalan meminta2 dengan kata2 "kasiih, kasiih", sampai sekarang yang sudah ganti dasawarsa masih terus ada perbaikan. Dikatakan "bak orang lapar yang tak pernah kenyang walau disuapi makanan terus menerus setiap tahun".. Selama 4 tahun terakhir Pemerintah sudah menghabiskan dana Rp 4,68 T dan tahun 2013 ini Rp 1,28 T untuk perbaikan/pemeliharaan jalan yg panjangnya 1.341 km itu. Sayangnya, katanya lagi, dari dana sebanyak itu hanya sebagian kecil yang digunakan untuk membangun jalan baru. Pembangunan jalan baru rata2 hanya 20 km setahun. Kenyataan lain yang menyedihkan bagi pengguna jalan Pantura adalah keharusan mengantre yang kadang2 sampai berjam-jam di ruas yang sedang diperbaiki. Diberikan contoh bahwa : Jakarta - Tegal yang biasanya ditempuh dalam 5 - 7 jam, kini menjadi 12 jam. Akibat selanjutnya disamping ketidak-nyamanan tentunya kehilangan waktu produktif, naiknya biaya angkutan secara nasional dan naiknya pengunaan BBM secara nasional. Itu semua adalah kerugian atau pemborosan nasional.Selama hal demikian belum dapat diatasi, sulit bagi Indonesia kita ini untuk menang bersaing dibanyak bidang kehidupan dengan negara lain.
Apakah ada pengaruh para kontraktor jalan dalam "melestarikan" proyek jalan ini ??? Kita juga belum sentuh kemungkinan kebocoran anggaran negara disitu yang kurang mungkin kalau tidak ada. Memang KPK belum menyentuh ranah ini. Baik juga kita usulkan untuk diprogramkan oleh KPK!!!
Kita lihat saja perkembangannya. Wsal.
Tuesday, June 25, 2013
UPETI NAIK JABATAN POLISI.
Di harian MEDIA INDONESIA hari ini, tgl 26 Juni 2013 dimuat berita dengan judul diatas. Isinya adalah tentang 2 orang Perwira Menengah Polisi yang ditangkap di Gedung Mabes Polri karena membawa uang tunai sebesar Rp 200 juta. Uang tersebut ditengarai akan digunakan untuk menyuap pejabat agar mulus naik pangkatnya. Komentar orang awam mengenai peristiwa itu memang masuk akal bahwa ada kecurigaan demikian, sebab tidak biasa orang membawa uang tunai demikian banyak di kantor Polisi. Kalau di Bank ya sudah tempatnya.
Yang menangkap adalah Direktorat Tipikor yang ditugaskan oleh Kabareskrim Komjen Sutarman dan kebijakan ini diinstruksikan langsung oleh Kapolri Timur Pradopo. Peneliti ICW Emerson Yuntho menyatakan ini adalah hal yang positif karena langkahnya dilakukan oleh Kepolisian sendiri. Namun Kepala Divisi Humas Polri Brigjen Ronny F. Sompie diberitakan masih mengingkari karena menurutnya belum ada penetapan status tersangka tindak penyuapan. Atas pernyataan tersebut Pengamat Kepolisian Bambang Widodo Umar mengatakan " Polisi jangan berkelit terus. Masyarakat makin menjadi tidak percaya".
Bagaimanapun juga peristiwa ini patut kita cermati bagaimana kelanjutannya, apakah ada langkah nyata bersih-bersih dalam Kepolisian kita atau akan hilang tak berlanjut dan business as usual.
Silahkan pendapat anda !!!!!!!!!
Yang menangkap adalah Direktorat Tipikor yang ditugaskan oleh Kabareskrim Komjen Sutarman dan kebijakan ini diinstruksikan langsung oleh Kapolri Timur Pradopo. Peneliti ICW Emerson Yuntho menyatakan ini adalah hal yang positif karena langkahnya dilakukan oleh Kepolisian sendiri. Namun Kepala Divisi Humas Polri Brigjen Ronny F. Sompie diberitakan masih mengingkari karena menurutnya belum ada penetapan status tersangka tindak penyuapan. Atas pernyataan tersebut Pengamat Kepolisian Bambang Widodo Umar mengatakan " Polisi jangan berkelit terus. Masyarakat makin menjadi tidak percaya".
Bagaimanapun juga peristiwa ini patut kita cermati bagaimana kelanjutannya, apakah ada langkah nyata bersih-bersih dalam Kepolisian kita atau akan hilang tak berlanjut dan business as usual.
Silahkan pendapat anda !!!!!!!!!
Wednesday, June 12, 2013
Mundurnya Kesehatan Seiring Dengan Usia - Pengalaman pribadi.
Mundurnya kesehatan bersama usia adalah proses alami. Hampir semua orang - kalau tidak semuanya - mengalami. Jika kesehatannya tetap baik sampai hari tua, tentu stamina dan kekuatannya yang menurun. Hal itu disebabkan oleh menuanya organ2 tubuh kita diiringi dengan menurunnya kemampuannya, sehingga proses metabolisme dalam tubuh kita ikut menurun. Maka, kolesterol kita mulai meningkat, kadar gula darah meningkat, tekanan darah meningkat, pembuluh darah menjadi kaku, terjadi endapan dalam pembuluh darah jantung (koroner) dsbnya. Daya ingat menurun, pendengaran juga menurun dll, dll. Daya tahan kita juga menurun sehingga kita lebih mudah mendapat serangan penyakit. Itulah yang dialami para lansia, tak terkecuali diri saya sendiri yang saat posting ini saya buat sudah mencapai usia 80 tahun lebih 3 bulan. (saya lahir tgl.5 Februari 1933 dan hari ini adalah bulan Juni 2013.
Gejala stroke.
Saya merasa lumayan sehat sampai usia lanjut. Menjelang usia 60 th saya pernah mengalami gangguan ringan pada mata kanan dan bibir kanan. Kelopak mata kanan saya lambat menutupnya bila berkedip dan saya mengeluarkan air liur dibagian kanan mulut bila berbicara. Waktu saya ceriterakan kepada dokter, dikatakan bahwa itu adalah gejala (atau tahap awal?) dari stroke. Wah, saya kaget juga! Saya segera minta diperiksa secara mendalam, mumpung kantor membiayai (saya sedang menjabat Direktur Utama Perum Perhutani). Berbagai pemeriksaan di lakukan di RS Harapan Kita, sampai akhirnya di kateterisasi, dicari dimana ada hambatan bagi aliran darah keotak. Disitu diketemukan ada penyempitan pembuluh darah menuju ke otak yg terletak di tengkuk saya sebelah kiri. Maka saya diberi obat pengencer darah dan supaya memeriksa derajat kekentalan darah (INR) saya secara teratur. Pesannya agar dipertahankan INR-nya sekitar 2,5, yg pada saat itu INR saya 1,4. Maka sembuhlah gangguan tsb.
Menderita hepatitis C.
Disamping itu saya menderita hepatitis C yang mungkin saya dapat di Nunukan, Kaltim, waktu saya berdinas disana th 1965 - 1967. Disana hepatitis sudah endemis dan saya terkena 2X yaitu th 1965 dan 1967. Ditempat yg terpencil di perbatasan itu, dan jaman konfrontasi dengan Malaysia lagi, tidak ada obat2-an. Mungkin tahun itu juga belum diketemukan obat untuk hepatitis (?) sehingga semua orang yg kena hepatitis hanya disuruh istirahat di tempat tidur dan makan banyak gula. Itu saja!!!
Pada usia kira2 51 th , pada saat menjabat Direktur Eksploitasi di Dep. Kehutanan di Jakarta saya mulai suka merasa lemah dan capai. Ternyata hepatitis saya timbul lagi. Tidak tahu pasti apakah itu hepatitis lama yg bangkit lagi atau hepatitis baru. Saat itu sudah dapat dideteksi jenis nya apa, apa Hepatitis A, B atau C dan saya kena yg C. Sudah ada pemeriksaan SGPT, SGOT dan Gamma GT dan saya ingat SGPT saya mencapai 400 yg semestinya 40.
Saya berobat terus dan mendapat obat2 yg menurunkan SGPT dan lainnya, tetapi saya tidak ingat nama obatnya. Lama kelamaan obat tsb tidak lagi dapat menurunkan SGPT-nya yg kemudian terdeteksi bahwa penyakit saya sudah kronis dalam arti virusnya sudah kebal terhadap obat yang diberikan. Obat2 yg biasa tidak mampu lagi mengobati. Kemudian saya mendapat informasi bahwa ada Dr Yanto Simkoputera di Kebagusan yg punya obat bagus untuk hepatitis. Dia mempunyai obat yg dibelinya dari Jerman, namanya hepatoregal yang ternyata dapat menormalkan SGOT, SGOT dan Gamma GT.
Namun, itu juga tidak kekal. Lama kelamaan virusnya juga menjadi kebal dengan akibat hepatoregalpun tidak dapat menormalkan kadar zat2 diatas. ...........Singkat cerita, akhirnya saya mendapat suntikan Riveron (grup interferon) sebanyak 75x yg selama sebulan pertama diberikan setiap hari dan selanjutnya 3x seminggu sampai selesai 75x. Dengan itu saya sembuh total. Pemeriksaan virus yg dilakukan 3x berselang sebulan menunjukkan bahwa virus hepatitisnya sudah negatif. Dengan hasil tsb saya sudah tidak perlu minum obat hepatitias lagi. Itu terjadi pada th 1997 (saat saya berusia 64 th)
Selama menderita hepatitis kronis itu, dengan pengendalian makan menurut ilmu gizi saya dapat berktifitas penuh tanpa hambatan. Bahkan pada saat berpuasa Ramadhan dapat melakukan safari mulai dari Surakarta sampai Jember, melakukan pembinaan di Kesatuan2 Pemangkuan Hutan (KPH) serta meninjau lapangan sampai malam.
Pada usia 72 tahun (th 2005) stamina saya masih sangat bagus. Saya kuat bermain golf disiang yg panas tanpa kereta golf di lapangan Pondok Cabe bersama menantu saya Fernando (dari Spanyol) sampai selesai 18 holes dan tidak merasa capai. Saat selesai 9 holes dia menawarkan sewa golf cart dan saya menolak karena masih OK. Rupanya dia yg kepanasan dan berfikir sebaiknya kami naik golf cart.
Gangguan jantung koroner.
Pada th 2007 saya mulai merasakan sakit di dada kiri yg kadang2 menjalar kelengan kiri. Sakit tsb berulang sehingga saya mencurigai kondisi jantung saya. Saya minta diperiksa secara teliti di RS Harapan Kita, sampai di kateterisasi dan dideteksi adanya penyempitan pembuluh darah koroner kiri. Penyempitannya panjang sehingga diperlukan 2 stent yg dipasang bersambungan untuk mengatasinya. Saya mendapat 9 macam obat termasuk plavix yg kata dokternya hanya boleh diminum selama 9 bulan saja. Selanjutnya harus diganti obat yang lain. Saya minum beberapa bulan tetapi rasa sakit dada masih terus terasa. Beruntung saya mendapat email yang isinya resep ramuan Cina untuk jantung koroner, terdiri dari jamur hitam-putih, buah ang cho, jahe dan daging bebas lemak. Dengan ramuan itu endapan koroner saya berangsur-angsur bersih, stamina saya pulih sehingga saya dapat main golf lagi, sampai bulan lalu.
Selama itu saya jaga makanan, oleh raga golf sebulan 1 - 2x dan berjalan kaki pagi selama 30 menit sebanyak 3x/minggu. Namun 3 tahun terakhir saya jalan kaki pagi setiap hari atau minimum 5x seminggu. Demikian rutinitas saya sejak berusia diatas 60 tahun (setelah pensiun dari PNS). Saya mengaktfkan diri dengan ikut dalam kegiatan Yayasan (Sarana Wana Jaya), berdiskusi2, mengemban tugas Yayasan sebagai Komisaris di PT A.J. Adisarana Wanaartha (Life Insurance) dan bila perlu mengemudi mobil sendiri. Itu semua saya anggap penting untuk mempertahankan kesegaran jasmani maupun rohani, daya ingat serta refleks.
Ada Kebocoran Kelenjar Getah Bening?
Tetapi, bulan lalu, ... setelah mencapai usia 80 tahun, sehabis main golf 16 holes bersama teman2 Yayasan di Padang Golf Rancamaya - naik golf cart dan boleh masuk ke fairway (karena sudah usia 80) tiba2 saya merasa lemah. Itu terasa 2 hari kemudian. Sebentar2 merasa capai bahkan jalan kaki pagipun sudah tidak kuat. Jadi sudah lebih dari sebulan ini saya berhenti jalan kaki pagi. Bila capai kepala menjadi ringan, keseimbangan agak goyah dan badan lemah.
Sementara itu saya terus berobat jantung yang menurut dokternya (Dr Catur di RS Mintoharjo) keadaan jantung saya baik. Sudah beberapa bulan saya hanya mendapat obat miniaspilet, biscor, neurocard dan vitamin sohobion (Vit B). Dalam hati saya bertanya-tanya mengapa tiba2 demikian? Dengan kondisi jantung baik, tetapi stamina tiba2 menjadi sangat rendah! Yaaa, tentu karena usia ! Tapi mengapa tiba2? Apa yang terjadi? Setahun lalu saya pernah ditest kesegaran organ2 tubuh saya dan didapati bahwa pembuluh darah saya - termasuk yang ke jantung - sudah mengeras (sklerosis) sampai pada tingkat "moderate" sehingga aliran darah kejantung agak terkendala. Apakah sklerosisnya tiba2 meningkat sekali? Atau ada sebab lain? Atau ada pendarahan diotak? Karena saya merasakan ada semacam tekanan di otak saya; terasanya agak pusing, seperti ada yang memegangi otak saya. Kadang2 terasa ada yg menggores didalam kepala, kadang sebelah kiri, kadang2 sebelah kanan. Saya sudah berfikir akan memeriksakan kedokter, minta di scan kepala saya untuk melihat apakah ada endapan darah di otak saya?!
Kebetulan keponakan saya mengetahui ada orang yang mempunyai mata X-ray yang dengan kemampuannya itu dapat melihat kondisi dalam tubuh kita. Maka saya pergi ketempat praktek bapak tsb. Dia mendeteksi darah saya kotor, kecampuran sesuatu. Kotoran ini sudah tentu terbawa keseluruh tubuh termasuk keotak. Katanya di otak ia akan menimbulkan rasa tidak nyaman, kadang seperti digores2 didalam kepala. Itulah yang saya rasakan. Seterlah memeriksa - dengan memandangi - hampir seluruh tubuh saya - dia menemukan bahwa kelenjar getah bening saya memang bocor dan bocorannya mencampuir darah saya. Dia terapi dengan menggoyang2 bagian perut saya sampai akhirnya bocornya berhenti. Saya diberi 3 macam obat untuk diminum dalam bentuk kapsul. Saat posting ini saya susun, yaitu sesudah 2x dapat obat, (setiap kali untuk 1 minggu). Saya sudah merasa lebih baik namun saya belum mencoba berjalan kaki pagi lagi agar proses penyembuhannya dapat lebih tuntas dulu.
Selama itu untuk menghemat energi saya melakukan sholat2 dengan lebih banyak duduk. Dengan upaya2 tersebut mudah2an dalam waktu 1 'a 2minggu saya dapat jalan-kaki-pagi lagi barang 3x seminggu dan dapat main golf lagi dalam 2 bulan.
Makan suplemen stem cell.
Pada awal th 2012 saya diperkenalkan oleh teman, seorang dokter, dengan stem cell, yaitu cell yang bersifat embryonic yang diambil dari placenta baik manusia maupun binatang, yang dimasukkan kedalam tubuh kita. Cell embryonic adalah cell yang mampu merubah dirinya menjadi cell lain dan dalam hal ini menjadi cell organ tubuh kita yang fungsinya sudah mundur. Dengan memakan stem cell maka semua organ tubuh kita yang fungsinya sudah berkurang akan disuplai dengan cell2 baru yang sehat dan muda sehingga berfungsi dengan baik kembali. Dengan perkataan lain kita menjadi muda kembali.
Stem cell baik untuk menyembuhkan semua penyakit yang berhubungan dengan mundurnya fungsi organ2 tubuh - yang disebut penyakit degeneratif - seperti stroke, Alzheimer atau pikun, tremor atau gemetaran, kanker, sakit tulang dan banyak yang lain. Banyak kelainan atau cacat lahir juga konon dapat diperbaiki dengan stem cell ini.
Maka sayapun mencoba makan suplemen tersebut, saya mulai dengan membeli untuk isteri yang sejak sembuh dari gangguan pendarahan di otaknya, menjadi lemah, keseimbangannya goyah. Kalau berjalan harus dituntun atau perlu naik kursi roda. Dengan suplemen stem cell dia dapat dikatakan pulih kembali dalam 4 bulan.
Kini giliran saya mencoba. Saat ini saya sudah makan selama 10 minggu dan masih menunggu pemulihan kondisi stamina saya. Mudah2an segera datang; dapat jalan-kaki-pagi dan main golf lagi.
Saya anjurkan para lansia memanfaatkan suplemen ini agar dapat beraktivitas lebih normal sampai lanjut usia.
Saya pada Ultah ke 80 (Isteri usia 71)
Posting ini saya sambung lagi. Hari ini adalah tgl 25 Juni 2013. Stamina saya masih belum pulih. Besok pagi saya telah mengkonsumsi Purtier Placenta selama 2 bulan. Pagi ini saat bangun tidur saya merasakan sakit ringan dibelakang telinga kanan saya setiap kali menelan. Nyeri (ringan) itu mulai dari bawah telinga dan menjalar keatas sampai dibelakang telinga agak keatas. Jika rasa itu bertahan maka saya merencanakan pergi ke dokter saraf di RS Pelni Petamburan. Jika hal itu terjadi saya akan tulis pengalaman tsb di Blog ini agar diketahui oleh yang membaca. Mungkinkah itu karena infeksi ditempat tertentu?
Penjelasannya :
Setelah beberapa hari ternyata rasa sakit itu hilang sendiri. Penyebabnya ternyata ada gejala infeksi dalam teling karena saya mengkorek telinga saya dengan hairpin. Jadi hati2 kalau membersihkan telinga. Sebaiknya gunakan obet tetes yg diiklankan di TV.
Pesan / saran.
Masa kini ada banyak penerangan melalui seminar2, ceramah2, iklan maupun selebaran mengenai hidup sehat. Resepnya pada umumnya adalah melakukan 4 langkah, yaitu :
1. Makan makanan sehat dalam arti jangan banyak yang mengandung lemak, banyak makan buah2an dan sayuran, hindari alkohol dan rokok; jika mampu tambahkan suplemen makanan yang baik2.
2. Istirahat yang cukup.
3. Olah raga yang seimbang dengan kemampuan, mulai dengan yang ringan2 dan berangsur-angsur ditambah. Kenali kemampuan diri sendiri sehingga terhindar dari berolah raga yang melebihi kemampuan diri.
4. Kelola hati. Belajar sabar, buang ego, selalu bersyukur dan berdoa serta kasih kepada sesama. Jika kita dapat melakukan hal2 itu maka kita jadi jarang marah, tidak mudah tersinggung dan mudah menerima apa yang ada. Jantung kita akan lebih terpelihara.
Semoga isteri dan anak2 saya, teman2 , baik yang sebaya maupun yang lebih muda dapat sehat sampai tua dengan mengikuti resep hidup sehat diatas dan dapat menyongsong ajal masing2 dalam keadaan sehat. Jadi ...................... tidak menyusahkan isteri dan anak maupun tetangga dan teman2. Amiiiin ya Robbil alamin.
Hari ini adalah Selasa, 18 Maret 2014. Saya baru sembuh dari flu yg saya idap selama 2 minggu terakhir. Dalam usia yg sekarang rasanya badan lebih rentan terhadap penyakit. Flu saja terasa sangat melemahkan stamina. Badan lemas dan maunya tiduuur saja. Saya ke dokter, dapat antibiotik untuk 4 hari.Peradangannya memang hilang, tetapi batuknya bahkan baru mulai tetapi hilang/sembuh dalam 5 hari juga. Yang merupakan pengalaman baru bagi saya adalah bahwa kelengkapan ingatan / kesadaranku (mental composure?) terkena juga
. Jadi saat saya melalukan shalat - sambil duduk - saya merasakan "bingung" dalam arti tidak tahu harus melakukan apa, baca surat apa, sudah rakaat ke berapa dan sebagainya. Pendek kata secara mental rasanya sudah tidak utuh. Saya berfikir : Apakah begitu nanti yang kita alami bila mendekati kematian??? Kita rasanya tidak sadar sepenuhnya, setengah melayang-layang terbawa "arus".
Saat saya menyambung posting ini saya sudah merasa sembuh dan sepenuhnya sadar. Alhamdulillah!
4 Desember 2014.
Saya sambung lagi cerita pengalaman ini. Sudah 2 mingguan saya rasakan stamina saya sangat menurun. Selama periode Maret - saat ini saya sudah mengalami pasang - surut stamina yang sangat nyata. Bila sedang baik saya selalu jalan kaki pagi selama 30 menit. Bila sedang menurun saya tidak jalan pagi. Saya pernah laporkan kondisi tsb ke dokter jantung saya dan saya diberi 2 vitamin, yaitu Farmaton dan Tonicard. Yang terakhir adalah untuk jantung. Minumnya masing2 1 setiap pagi. Hasilnya bagus sekali. Stamina saya langsung naik dan saya mampu jalan pagi lagi selama berhari-hari. Saya temukan bahwa vitamin tsb menjadi seperti "narkoba" atau doping. Saya tidak minum terus-menerus melainkan hanya bila stamina menurun. Itu masih berlangsung sampai saat ini.
Sementara itu , dari menantu saya sayadapat kapsul herbal buatan USA yg sinamakan STEMTECK. Supplemen ini dijual dengan sistim MLM. Dibuat dari daun AFA, sejenis tanaman asli Wisconsin, USA yang fungsinya mendorong stemcell dalam tubuh kita menjadi lebih aktif menghasilkan cel2 baru. Jadi, katanya, akan meningkatkan fungsi organ2 kita dan membuat kita lebih sehat. Maka saya coba mengkonsumsi suplemen tsb sejak 7 hari lalu dengan dosis 3X1 sehari. Hasilnya lumayan tetapi stamina masih naik-turun. Memang dosis yg disarankan adalah 3X3 sehari sehingga jika efeknya masih kurang positif saya akan naikkan dosisnya. Semoga dapat menaikkan stamina saya secara lebih permanen.
Karena yang terasa selalu kelemahan jantung saya yang menjadi sebab stamina menurun, - berdiri setelah sujud terasa berat; juga jika tempo dari sholat saya percepat - saya merasa seperti akan kekurangan nafas. Saya berfikir apakah ini saat2 akhir hidup saya ??? (Saya akan selalu update catatan kesehatan ini agar menjadi informasi bagi teman2, anak - isteri nanti).
Gejala stroke.
Saya merasa lumayan sehat sampai usia lanjut. Menjelang usia 60 th saya pernah mengalami gangguan ringan pada mata kanan dan bibir kanan. Kelopak mata kanan saya lambat menutupnya bila berkedip dan saya mengeluarkan air liur dibagian kanan mulut bila berbicara. Waktu saya ceriterakan kepada dokter, dikatakan bahwa itu adalah gejala (atau tahap awal?) dari stroke. Wah, saya kaget juga! Saya segera minta diperiksa secara mendalam, mumpung kantor membiayai (saya sedang menjabat Direktur Utama Perum Perhutani). Berbagai pemeriksaan di lakukan di RS Harapan Kita, sampai akhirnya di kateterisasi, dicari dimana ada hambatan bagi aliran darah keotak. Disitu diketemukan ada penyempitan pembuluh darah menuju ke otak yg terletak di tengkuk saya sebelah kiri. Maka saya diberi obat pengencer darah dan supaya memeriksa derajat kekentalan darah (INR) saya secara teratur. Pesannya agar dipertahankan INR-nya sekitar 2,5, yg pada saat itu INR saya 1,4. Maka sembuhlah gangguan tsb.
Menderita hepatitis C.
Disamping itu saya menderita hepatitis C yang mungkin saya dapat di Nunukan, Kaltim, waktu saya berdinas disana th 1965 - 1967. Disana hepatitis sudah endemis dan saya terkena 2X yaitu th 1965 dan 1967. Ditempat yg terpencil di perbatasan itu, dan jaman konfrontasi dengan Malaysia lagi, tidak ada obat2-an. Mungkin tahun itu juga belum diketemukan obat untuk hepatitis (?) sehingga semua orang yg kena hepatitis hanya disuruh istirahat di tempat tidur dan makan banyak gula. Itu saja!!!
Pada usia kira2 51 th , pada saat menjabat Direktur Eksploitasi di Dep. Kehutanan di Jakarta saya mulai suka merasa lemah dan capai. Ternyata hepatitis saya timbul lagi. Tidak tahu pasti apakah itu hepatitis lama yg bangkit lagi atau hepatitis baru. Saat itu sudah dapat dideteksi jenis nya apa, apa Hepatitis A, B atau C dan saya kena yg C. Sudah ada pemeriksaan SGPT, SGOT dan Gamma GT dan saya ingat SGPT saya mencapai 400 yg semestinya 40.
Saya berobat terus dan mendapat obat2 yg menurunkan SGPT dan lainnya, tetapi saya tidak ingat nama obatnya. Lama kelamaan obat tsb tidak lagi dapat menurunkan SGPT-nya yg kemudian terdeteksi bahwa penyakit saya sudah kronis dalam arti virusnya sudah kebal terhadap obat yang diberikan. Obat2 yg biasa tidak mampu lagi mengobati. Kemudian saya mendapat informasi bahwa ada Dr Yanto Simkoputera di Kebagusan yg punya obat bagus untuk hepatitis. Dia mempunyai obat yg dibelinya dari Jerman, namanya hepatoregal yang ternyata dapat menormalkan SGOT, SGOT dan Gamma GT.
Namun, itu juga tidak kekal. Lama kelamaan virusnya juga menjadi kebal dengan akibat hepatoregalpun tidak dapat menormalkan kadar zat2 diatas. ...........Singkat cerita, akhirnya saya mendapat suntikan Riveron (grup interferon) sebanyak 75x yg selama sebulan pertama diberikan setiap hari dan selanjutnya 3x seminggu sampai selesai 75x. Dengan itu saya sembuh total. Pemeriksaan virus yg dilakukan 3x berselang sebulan menunjukkan bahwa virus hepatitisnya sudah negatif. Dengan hasil tsb saya sudah tidak perlu minum obat hepatitias lagi. Itu terjadi pada th 1997 (saat saya berusia 64 th)
Selama menderita hepatitis kronis itu, dengan pengendalian makan menurut ilmu gizi saya dapat berktifitas penuh tanpa hambatan. Bahkan pada saat berpuasa Ramadhan dapat melakukan safari mulai dari Surakarta sampai Jember, melakukan pembinaan di Kesatuan2 Pemangkuan Hutan (KPH) serta meninjau lapangan sampai malam.
Pada usia 72 tahun (th 2005) stamina saya masih sangat bagus. Saya kuat bermain golf disiang yg panas tanpa kereta golf di lapangan Pondok Cabe bersama menantu saya Fernando (dari Spanyol) sampai selesai 18 holes dan tidak merasa capai. Saat selesai 9 holes dia menawarkan sewa golf cart dan saya menolak karena masih OK. Rupanya dia yg kepanasan dan berfikir sebaiknya kami naik golf cart.
Gangguan jantung koroner.
Pada th 2007 saya mulai merasakan sakit di dada kiri yg kadang2 menjalar kelengan kiri. Sakit tsb berulang sehingga saya mencurigai kondisi jantung saya. Saya minta diperiksa secara teliti di RS Harapan Kita, sampai di kateterisasi dan dideteksi adanya penyempitan pembuluh darah koroner kiri. Penyempitannya panjang sehingga diperlukan 2 stent yg dipasang bersambungan untuk mengatasinya. Saya mendapat 9 macam obat termasuk plavix yg kata dokternya hanya boleh diminum selama 9 bulan saja. Selanjutnya harus diganti obat yang lain. Saya minum beberapa bulan tetapi rasa sakit dada masih terus terasa. Beruntung saya mendapat email yang isinya resep ramuan Cina untuk jantung koroner, terdiri dari jamur hitam-putih, buah ang cho, jahe dan daging bebas lemak. Dengan ramuan itu endapan koroner saya berangsur-angsur bersih, stamina saya pulih sehingga saya dapat main golf lagi, sampai bulan lalu.
Selama itu saya jaga makanan, oleh raga golf sebulan 1 - 2x dan berjalan kaki pagi selama 30 menit sebanyak 3x/minggu. Namun 3 tahun terakhir saya jalan kaki pagi setiap hari atau minimum 5x seminggu. Demikian rutinitas saya sejak berusia diatas 60 tahun (setelah pensiun dari PNS). Saya mengaktfkan diri dengan ikut dalam kegiatan Yayasan (Sarana Wana Jaya), berdiskusi2, mengemban tugas Yayasan sebagai Komisaris di PT A.J. Adisarana Wanaartha (Life Insurance) dan bila perlu mengemudi mobil sendiri. Itu semua saya anggap penting untuk mempertahankan kesegaran jasmani maupun rohani, daya ingat serta refleks.
Ada Kebocoran Kelenjar Getah Bening?
Tetapi, bulan lalu, ... setelah mencapai usia 80 tahun, sehabis main golf 16 holes bersama teman2 Yayasan di Padang Golf Rancamaya - naik golf cart dan boleh masuk ke fairway (karena sudah usia 80) tiba2 saya merasa lemah. Itu terasa 2 hari kemudian. Sebentar2 merasa capai bahkan jalan kaki pagipun sudah tidak kuat. Jadi sudah lebih dari sebulan ini saya berhenti jalan kaki pagi. Bila capai kepala menjadi ringan, keseimbangan agak goyah dan badan lemah.
Sementara itu saya terus berobat jantung yang menurut dokternya (Dr Catur di RS Mintoharjo) keadaan jantung saya baik. Sudah beberapa bulan saya hanya mendapat obat miniaspilet, biscor, neurocard dan vitamin sohobion (Vit B). Dalam hati saya bertanya-tanya mengapa tiba2 demikian? Dengan kondisi jantung baik, tetapi stamina tiba2 menjadi sangat rendah! Yaaa, tentu karena usia ! Tapi mengapa tiba2? Apa yang terjadi? Setahun lalu saya pernah ditest kesegaran organ2 tubuh saya dan didapati bahwa pembuluh darah saya - termasuk yang ke jantung - sudah mengeras (sklerosis) sampai pada tingkat "moderate" sehingga aliran darah kejantung agak terkendala. Apakah sklerosisnya tiba2 meningkat sekali? Atau ada sebab lain? Atau ada pendarahan diotak? Karena saya merasakan ada semacam tekanan di otak saya; terasanya agak pusing, seperti ada yang memegangi otak saya. Kadang2 terasa ada yg menggores didalam kepala, kadang sebelah kiri, kadang2 sebelah kanan. Saya sudah berfikir akan memeriksakan kedokter, minta di scan kepala saya untuk melihat apakah ada endapan darah di otak saya?!
Kebetulan keponakan saya mengetahui ada orang yang mempunyai mata X-ray yang dengan kemampuannya itu dapat melihat kondisi dalam tubuh kita. Maka saya pergi ketempat praktek bapak tsb. Dia mendeteksi darah saya kotor, kecampuran sesuatu. Kotoran ini sudah tentu terbawa keseluruh tubuh termasuk keotak. Katanya di otak ia akan menimbulkan rasa tidak nyaman, kadang seperti digores2 didalam kepala. Itulah yang saya rasakan. Seterlah memeriksa - dengan memandangi - hampir seluruh tubuh saya - dia menemukan bahwa kelenjar getah bening saya memang bocor dan bocorannya mencampuir darah saya. Dia terapi dengan menggoyang2 bagian perut saya sampai akhirnya bocornya berhenti. Saya diberi 3 macam obat untuk diminum dalam bentuk kapsul. Saat posting ini saya susun, yaitu sesudah 2x dapat obat, (setiap kali untuk 1 minggu). Saya sudah merasa lebih baik namun saya belum mencoba berjalan kaki pagi lagi agar proses penyembuhannya dapat lebih tuntas dulu.
Selama itu untuk menghemat energi saya melakukan sholat2 dengan lebih banyak duduk. Dengan upaya2 tersebut mudah2an dalam waktu 1 'a 2minggu saya dapat jalan-kaki-pagi lagi barang 3x seminggu dan dapat main golf lagi dalam 2 bulan.
Makan suplemen stem cell.
Pada awal th 2012 saya diperkenalkan oleh teman, seorang dokter, dengan stem cell, yaitu cell yang bersifat embryonic yang diambil dari placenta baik manusia maupun binatang, yang dimasukkan kedalam tubuh kita. Cell embryonic adalah cell yang mampu merubah dirinya menjadi cell lain dan dalam hal ini menjadi cell organ tubuh kita yang fungsinya sudah mundur. Dengan memakan stem cell maka semua organ tubuh kita yang fungsinya sudah berkurang akan disuplai dengan cell2 baru yang sehat dan muda sehingga berfungsi dengan baik kembali. Dengan perkataan lain kita menjadi muda kembali.
Stem cell baik untuk menyembuhkan semua penyakit yang berhubungan dengan mundurnya fungsi organ2 tubuh - yang disebut penyakit degeneratif - seperti stroke, Alzheimer atau pikun, tremor atau gemetaran, kanker, sakit tulang dan banyak yang lain. Banyak kelainan atau cacat lahir juga konon dapat diperbaiki dengan stem cell ini.
Maka sayapun mencoba makan suplemen tersebut, saya mulai dengan membeli untuk isteri yang sejak sembuh dari gangguan pendarahan di otaknya, menjadi lemah, keseimbangannya goyah. Kalau berjalan harus dituntun atau perlu naik kursi roda. Dengan suplemen stem cell dia dapat dikatakan pulih kembali dalam 4 bulan.
Kini giliran saya mencoba. Saat ini saya sudah makan selama 10 minggu dan masih menunggu pemulihan kondisi stamina saya. Mudah2an segera datang; dapat jalan-kaki-pagi dan main golf lagi.
Saya anjurkan para lansia memanfaatkan suplemen ini agar dapat beraktivitas lebih normal sampai lanjut usia.
Saya pada Ultah ke 80 (Isteri usia 71)
Posting ini saya sambung lagi. Hari ini adalah tgl 25 Juni 2013. Stamina saya masih belum pulih. Besok pagi saya telah mengkonsumsi Purtier Placenta selama 2 bulan. Pagi ini saat bangun tidur saya merasakan sakit ringan dibelakang telinga kanan saya setiap kali menelan. Nyeri (ringan) itu mulai dari bawah telinga dan menjalar keatas sampai dibelakang telinga agak keatas. Jika rasa itu bertahan maka saya merencanakan pergi ke dokter saraf di RS Pelni Petamburan. Jika hal itu terjadi saya akan tulis pengalaman tsb di Blog ini agar diketahui oleh yang membaca. Mungkinkah itu karena infeksi ditempat tertentu?
Penjelasannya :
Setelah beberapa hari ternyata rasa sakit itu hilang sendiri. Penyebabnya ternyata ada gejala infeksi dalam teling karena saya mengkorek telinga saya dengan hairpin. Jadi hati2 kalau membersihkan telinga. Sebaiknya gunakan obet tetes yg diiklankan di TV.
Pesan / saran.
Masa kini ada banyak penerangan melalui seminar2, ceramah2, iklan maupun selebaran mengenai hidup sehat. Resepnya pada umumnya adalah melakukan 4 langkah, yaitu :
1. Makan makanan sehat dalam arti jangan banyak yang mengandung lemak, banyak makan buah2an dan sayuran, hindari alkohol dan rokok; jika mampu tambahkan suplemen makanan yang baik2.
2. Istirahat yang cukup.
3. Olah raga yang seimbang dengan kemampuan, mulai dengan yang ringan2 dan berangsur-angsur ditambah. Kenali kemampuan diri sendiri sehingga terhindar dari berolah raga yang melebihi kemampuan diri.
4. Kelola hati. Belajar sabar, buang ego, selalu bersyukur dan berdoa serta kasih kepada sesama. Jika kita dapat melakukan hal2 itu maka kita jadi jarang marah, tidak mudah tersinggung dan mudah menerima apa yang ada. Jantung kita akan lebih terpelihara.
Semoga isteri dan anak2 saya, teman2 , baik yang sebaya maupun yang lebih muda dapat sehat sampai tua dengan mengikuti resep hidup sehat diatas dan dapat menyongsong ajal masing2 dalam keadaan sehat. Jadi ...................... tidak menyusahkan isteri dan anak maupun tetangga dan teman2. Amiiiin ya Robbil alamin.
Hari ini adalah Selasa, 18 Maret 2014. Saya baru sembuh dari flu yg saya idap selama 2 minggu terakhir. Dalam usia yg sekarang rasanya badan lebih rentan terhadap penyakit. Flu saja terasa sangat melemahkan stamina. Badan lemas dan maunya tiduuur saja. Saya ke dokter, dapat antibiotik untuk 4 hari.Peradangannya memang hilang, tetapi batuknya bahkan baru mulai tetapi hilang/sembuh dalam 5 hari juga. Yang merupakan pengalaman baru bagi saya adalah bahwa kelengkapan ingatan / kesadaranku (mental composure?) terkena juga
. Jadi saat saya melalukan shalat - sambil duduk - saya merasakan "bingung" dalam arti tidak tahu harus melakukan apa, baca surat apa, sudah rakaat ke berapa dan sebagainya. Pendek kata secara mental rasanya sudah tidak utuh. Saya berfikir : Apakah begitu nanti yang kita alami bila mendekati kematian??? Kita rasanya tidak sadar sepenuhnya, setengah melayang-layang terbawa "arus".
Saat saya menyambung posting ini saya sudah merasa sembuh dan sepenuhnya sadar. Alhamdulillah!
4 Desember 2014.
Saya sambung lagi cerita pengalaman ini. Sudah 2 mingguan saya rasakan stamina saya sangat menurun. Selama periode Maret - saat ini saya sudah mengalami pasang - surut stamina yang sangat nyata. Bila sedang baik saya selalu jalan kaki pagi selama 30 menit. Bila sedang menurun saya tidak jalan pagi. Saya pernah laporkan kondisi tsb ke dokter jantung saya dan saya diberi 2 vitamin, yaitu Farmaton dan Tonicard. Yang terakhir adalah untuk jantung. Minumnya masing2 1 setiap pagi. Hasilnya bagus sekali. Stamina saya langsung naik dan saya mampu jalan pagi lagi selama berhari-hari. Saya temukan bahwa vitamin tsb menjadi seperti "narkoba" atau doping. Saya tidak minum terus-menerus melainkan hanya bila stamina menurun. Itu masih berlangsung sampai saat ini.
Sementara itu , dari menantu saya sayadapat kapsul herbal buatan USA yg sinamakan STEMTECK. Supplemen ini dijual dengan sistim MLM. Dibuat dari daun AFA, sejenis tanaman asli Wisconsin, USA yang fungsinya mendorong stemcell dalam tubuh kita menjadi lebih aktif menghasilkan cel2 baru. Jadi, katanya, akan meningkatkan fungsi organ2 kita dan membuat kita lebih sehat. Maka saya coba mengkonsumsi suplemen tsb sejak 7 hari lalu dengan dosis 3X1 sehari. Hasilnya lumayan tetapi stamina masih naik-turun. Memang dosis yg disarankan adalah 3X3 sehari sehingga jika efeknya masih kurang positif saya akan naikkan dosisnya. Semoga dapat menaikkan stamina saya secara lebih permanen.
Karena yang terasa selalu kelemahan jantung saya yang menjadi sebab stamina menurun, - berdiri setelah sujud terasa berat; juga jika tempo dari sholat saya percepat - saya merasa seperti akan kekurangan nafas. Saya berfikir apakah ini saat2 akhir hidup saya ??? (Saya akan selalu update catatan kesehatan ini agar menjadi informasi bagi teman2, anak - isteri nanti).
Wednesday, April 24, 2013
Kisruh daging di Indonesia.
Kisruh daging di Indonesia entah sudah terjadi berapa kali, tetapi yg terakhir adalah akhir tahun 2012. sampai bulan April 2013 saat posting ini masih belum pulih. Resume yg ditulis oleh wartawan Mingguan AGROINDONESIA memberi gambaran tentang masalah ini. Posting ini dimaksudkan sebagai dokumentasi peristiwa di masalah pangan di Indonesia., Jadi jika nanti tahun berapa dibuka lagi kita jadi ingat akan peristiwa itu dan dapat menjadi masukan bagi pemegang kebijakan di Pemerintahan.
Yang saya tahu di Indonesia masih saja lemah dalam soal data. Rasanya hal ini berlaku bagi semua sektor. Entah kapan masalah ini dapat ditertibkan. Kita ingat saja soal gula pasir, soal garam, buah2an, beras , yang nota bene menjadi kebutuhan pokok rakyat, dan daging yang menjadi bahasan dan saya post di blog ini.
Masalah lain yang menjadi sebab kisruhnya adalah nafsu korupsi masyarakat kita, baik pejabatnya maupun pengusahanya. Sudah tentu yang terbebani adalah rakyat. Harga daging yang Rp 50 - 80 ribu per kilogram menjadi Rp 80 - 140 ribu. Harga daging rendang (yang biasa saya konsumsi) yang 3 tahun lalu Rp 40 ribu/kg sekarang Rp 95 ribu/kg.
Wamen Bayu Krisnamurti di LENSAINDONESIA.COM terbitsn tgl.... menyebutkan bahwa pasokan daging dari dalam negeri tidak terganggu. Dengan begitu dapat kita simpulkan bahwa naiknya harga daging bersumber pada daging impor, yang memang masih menjadi suplemen penting bagi kebutuhan daging Indonesia.
Suplai daging dari sumber dalam negeri memang dikatakan belum cukup. Program Pemerintah untuk berswa sembada daging dalam beberapa tahun terakhir belum berhasil. Masalah ini jika ditelaah mendalam juga mengungkapkan adanya ke-tidak konsistenan dalam data yang berakibat pada tidak tepatnya kebijakan Pemerintah. Belum lagi nafsu manipulasi, adanya kartel gelap antara beberapa pengusaha yang terungkap mendapat dukungan dari mereka yang berkuasa atau mempunyai akses ke kekuasaan. Hambatan premanisme atau "kartel" ini juga terdapat di sisi penampungan sapi dari Daerah yg masuk ke Jakarta. Sapi yang masuk ke Jakarta konon tidak dapat dipastikan ada yang membeli jika tidak liwat pedagang tertentu. Demikian pula kabarnya untuk masuk ke Rumah Pemotongan Hewan (RPH). Informasi yang pernah beredar seperti yang dimuat di .... tidak setiap orang dapat datang ke RPH membawa ternaknya dan minta dipotongkan. Ada pihak tertentu yang menentukan siapa yang boleh masuk. Mudah2an sekarang sudah tidak demikian lagi.
Untuk mengetahui dengan lebih pasti adanya "kartel" ini sebaiknya dilakukan survey investigasi secara diam2, dengan camera dan recorder tersembunyi seperti yang dilakukan oleh beberapa stasiun TV.
Menurut BANK DUNIA harga rata2 daging sapi bulan Desember 2012 adalah sbb. :
Indonesia usd 9.76 / kg
Malaysia usd 4.3
Thailan usd 4.2
Australia usd 4.2
Jepang usd 3.9
Jerman usd 4.3
India usd 7.4
Aneh juga, perbedaan harga yang begitu mencolok. Menurut Mentan Suswono pedagangnya mengambil untung terlalu banyak. Mereka tentu beralasan bahwa "biaya2 impornya " sangat tinggi - tentunya termasuk untuk menyuap. Memasang harga sangat tinggi tidak mungkin dilakukan jika tidak ada kesepakatan antar pedagang alias praktek kartel.
Untuk mengatasi kenaikan harga tersebut diatas, Pemerintah melakukan beberapa langkah seperti
+ Menambah kuota impor secara selektif (karena daging yg diimpor ada bermacam2 seperti daging konsumsi rakyat, konsumsi hotel/restoran , daging untuk industri makanan), walaupun menurut catatan rencana impor daging th 2013 menurun ke 15% dari th 2012 yg 19% dari kebutuhan konsumsi.
+ Mengenakan sistim tarif bea impor
+ Menetapkan harga daging impor.
Yang termasuk ulah "kartel" diantaranya adalah - kasus pada bawang putih impor - diketemukannya bawang impor yang sudah selesai urusan dokumennya tetapi dibiarkan oleh pengimpornya berbulan-bulan di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Apa gerangan maksudnya??? Dugaan yang kuat adalah sengaja ditahan saja agar suplai di pasar kurang dengan akibat harganya naik dan bila sudah naik baru dilepas kepasar. Saat itu harga bawang putih di pasar sudah mencapai Rp 80.000,- per kg. Padahal dalam keadan cukup stok harga hanya sekitar Rp 10.000,-/kg Untung Pemerintah cukup sigap dengan mensita bawang tersebut dan melepaskan kepasar secara bertahap sehingga harga di pasar mulai turun.
Dalam hal daging belakangan 4 pengimpor dijadikan tersangka oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) karena diduga memanipulasi harga untuk mengeruk keuntungan pribadi. Beberapa Pengusaha/Pengimpor yang diduga memanipulasi atau memalsukan sirat ijin impor telah dijadikan tersangka dan ditahan.
Menurut berita di Media Indonesia atau Bisnis Indonesia beberapa hari lalu, harga daging impor akan ditetapkan oleh Pemerintah. Tentu dengan maksud mengendalikannya demi kepentingan masyarakat luas (Namun langkah ini bertentangan dengan azas pasar bebas yang menyerahkan harga2 kepada mekanisme pasar).
Mudah2an harga lekas turun dan stabil dibawah. Rakyat sudah terlalu sakit dibuatnya.
Jakarta, 25 April 2013
Yang saya tahu di Indonesia masih saja lemah dalam soal data. Rasanya hal ini berlaku bagi semua sektor. Entah kapan masalah ini dapat ditertibkan. Kita ingat saja soal gula pasir, soal garam, buah2an, beras , yang nota bene menjadi kebutuhan pokok rakyat, dan daging yang menjadi bahasan dan saya post di blog ini.
Masalah lain yang menjadi sebab kisruhnya adalah nafsu korupsi masyarakat kita, baik pejabatnya maupun pengusahanya. Sudah tentu yang terbebani adalah rakyat. Harga daging yang Rp 50 - 80 ribu per kilogram menjadi Rp 80 - 140 ribu. Harga daging rendang (yang biasa saya konsumsi) yang 3 tahun lalu Rp 40 ribu/kg sekarang Rp 95 ribu/kg.
Wamen Bayu Krisnamurti di LENSAINDONESIA.COM terbitsn tgl.... menyebutkan bahwa pasokan daging dari dalam negeri tidak terganggu. Dengan begitu dapat kita simpulkan bahwa naiknya harga daging bersumber pada daging impor, yang memang masih menjadi suplemen penting bagi kebutuhan daging Indonesia.
Suplai daging dari sumber dalam negeri memang dikatakan belum cukup. Program Pemerintah untuk berswa sembada daging dalam beberapa tahun terakhir belum berhasil. Masalah ini jika ditelaah mendalam juga mengungkapkan adanya ke-tidak konsistenan dalam data yang berakibat pada tidak tepatnya kebijakan Pemerintah. Belum lagi nafsu manipulasi, adanya kartel gelap antara beberapa pengusaha yang terungkap mendapat dukungan dari mereka yang berkuasa atau mempunyai akses ke kekuasaan. Hambatan premanisme atau "kartel" ini juga terdapat di sisi penampungan sapi dari Daerah yg masuk ke Jakarta. Sapi yang masuk ke Jakarta konon tidak dapat dipastikan ada yang membeli jika tidak liwat pedagang tertentu. Demikian pula kabarnya untuk masuk ke Rumah Pemotongan Hewan (RPH). Informasi yang pernah beredar seperti yang dimuat di .... tidak setiap orang dapat datang ke RPH membawa ternaknya dan minta dipotongkan. Ada pihak tertentu yang menentukan siapa yang boleh masuk. Mudah2an sekarang sudah tidak demikian lagi.
Untuk mengetahui dengan lebih pasti adanya "kartel" ini sebaiknya dilakukan survey investigasi secara diam2, dengan camera dan recorder tersembunyi seperti yang dilakukan oleh beberapa stasiun TV.
Menurut BANK DUNIA harga rata2 daging sapi bulan Desember 2012 adalah sbb. :
Indonesia usd 9.76 / kg
Malaysia usd 4.3
Thailan usd 4.2
Australia usd 4.2
Jepang usd 3.9
Jerman usd 4.3
India usd 7.4
Aneh juga, perbedaan harga yang begitu mencolok. Menurut Mentan Suswono pedagangnya mengambil untung terlalu banyak. Mereka tentu beralasan bahwa "biaya2 impornya " sangat tinggi - tentunya termasuk untuk menyuap. Memasang harga sangat tinggi tidak mungkin dilakukan jika tidak ada kesepakatan antar pedagang alias praktek kartel.
Untuk mengatasi kenaikan harga tersebut diatas, Pemerintah melakukan beberapa langkah seperti
+ Menambah kuota impor secara selektif (karena daging yg diimpor ada bermacam2 seperti daging konsumsi rakyat, konsumsi hotel/restoran , daging untuk industri makanan), walaupun menurut catatan rencana impor daging th 2013 menurun ke 15% dari th 2012 yg 19% dari kebutuhan konsumsi.
+ Mengenakan sistim tarif bea impor
+ Menetapkan harga daging impor.
Yang termasuk ulah "kartel" diantaranya adalah - kasus pada bawang putih impor - diketemukannya bawang impor yang sudah selesai urusan dokumennya tetapi dibiarkan oleh pengimpornya berbulan-bulan di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Apa gerangan maksudnya??? Dugaan yang kuat adalah sengaja ditahan saja agar suplai di pasar kurang dengan akibat harganya naik dan bila sudah naik baru dilepas kepasar. Saat itu harga bawang putih di pasar sudah mencapai Rp 80.000,- per kg. Padahal dalam keadan cukup stok harga hanya sekitar Rp 10.000,-/kg Untung Pemerintah cukup sigap dengan mensita bawang tersebut dan melepaskan kepasar secara bertahap sehingga harga di pasar mulai turun.
Dalam hal daging belakangan 4 pengimpor dijadikan tersangka oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) karena diduga memanipulasi harga untuk mengeruk keuntungan pribadi. Beberapa Pengusaha/Pengimpor yang diduga memanipulasi atau memalsukan sirat ijin impor telah dijadikan tersangka dan ditahan.
Menurut berita di Media Indonesia atau Bisnis Indonesia beberapa hari lalu, harga daging impor akan ditetapkan oleh Pemerintah. Tentu dengan maksud mengendalikannya demi kepentingan masyarakat luas (Namun langkah ini bertentangan dengan azas pasar bebas yang menyerahkan harga2 kepada mekanisme pasar).
Mudah2an harga lekas turun dan stabil dibawah. Rakyat sudah terlalu sakit dibuatnya.
Jakarta, 25 April 2013
Sunday, January 6, 2013
"Sengketa" mobil listrik.
Mobil listrik buatan Indonesia yang baru dibuat 1 unit dan menjadi milik pak Dahlan Iskan telah dicoba jalan oleh pemiliknya dari Solo ke Takeran liwat Tawangmangu. Dari percobaan tersebut ternyata mobil listrik itu mampu mendaki tanjakan ke Tawangmangu. Bukan main, lho!!! Berarti mesinnya kuat sekali. Bagi mereka yang belum pernah ke Tawangmangu tentu sukar membayangkan betapa beratnya tanjakan2 di route itu. Saya ingat dulu jika naik dengan mengendarai Jeep sudah harus siap dengan dobbel gardan.
Sayangnya waktu menuruni tanjakan remnya tidak berfungsi sehingga [ak Dahlan memutuskan untuk menabrakkan mobilnya ketebing jalan. Itu memang cara menyelamatkan satu2-nya kalau rem blong di turunan. Untung pak Dahlan selamat tanpa tergores sedikitpun. Luar biasa !!!
Di berita Yahoo hari ini dimuat bahwa pencipta mobil listrik itu - seorang putra Indonesia - Dana kecewa karena sebagai pencipta dia merasa tidak dihargai. Mengapa? Karena mobil tersebut dibongkar - di bengkel di Sleman - tanpa pemberitahuan kepadanya terlebih dulu. hal itu tidak sesuai - katanya - dengan perjanjian yang sudah disepakati. Pak Dahlan yang sebagai pemilik dan pengguna dianggap ikut bertangging jawab atas "pelanggaran" itu. Pak Dahlan sebagai Menteri rupanya telah mengundang sang pencipta untuk pulang dari USA untuk ikut mengembangkan mobil listrik Indonesia. Kalau memang begitu, dapat dimengertilah Dana kecewa hak intelektualnya dilanggar.
Saya menyayangkan - kalau berita di Yahoo news itu benar - bahwa pak Dahlan tidak banyak berkomentar waktu diminta komentarnya oleh seorang wartawan. Alangkah baiknya jika sang Menteri memberi komentar yang simpatik atas kekecewaan Dana. Pengembangan mobil listrik oleh Indonesia akan merupakan lompatan besar Indonesia di bidang permobilan dan moda transportasi. Maka harus dijaga kemulusan jalannya ! Jangan ada ganjalan2 muncul yang mengganggu ! Dana patut dihargai dan tidak dilanggar hak inyelektualnya. Dia harus menikmati hasil dari ciptaannya. Kita mengandalkan pak Dahlan Iskan untuk membereskan hal ini.
Jakarta, 6 Januari 2013.
Sayangnya waktu menuruni tanjakan remnya tidak berfungsi sehingga [ak Dahlan memutuskan untuk menabrakkan mobilnya ketebing jalan. Itu memang cara menyelamatkan satu2-nya kalau rem blong di turunan. Untung pak Dahlan selamat tanpa tergores sedikitpun. Luar biasa !!!
Di berita Yahoo hari ini dimuat bahwa pencipta mobil listrik itu - seorang putra Indonesia - Dana kecewa karena sebagai pencipta dia merasa tidak dihargai. Mengapa? Karena mobil tersebut dibongkar - di bengkel di Sleman - tanpa pemberitahuan kepadanya terlebih dulu. hal itu tidak sesuai - katanya - dengan perjanjian yang sudah disepakati. Pak Dahlan yang sebagai pemilik dan pengguna dianggap ikut bertangging jawab atas "pelanggaran" itu. Pak Dahlan sebagai Menteri rupanya telah mengundang sang pencipta untuk pulang dari USA untuk ikut mengembangkan mobil listrik Indonesia. Kalau memang begitu, dapat dimengertilah Dana kecewa hak intelektualnya dilanggar.
Saya menyayangkan - kalau berita di Yahoo news itu benar - bahwa pak Dahlan tidak banyak berkomentar waktu diminta komentarnya oleh seorang wartawan. Alangkah baiknya jika sang Menteri memberi komentar yang simpatik atas kekecewaan Dana. Pengembangan mobil listrik oleh Indonesia akan merupakan lompatan besar Indonesia di bidang permobilan dan moda transportasi. Maka harus dijaga kemulusan jalannya ! Jangan ada ganjalan2 muncul yang mengganggu ! Dana patut dihargai dan tidak dilanggar hak inyelektualnya. Dia harus menikmati hasil dari ciptaannya. Kita mengandalkan pak Dahlan Iskan untuk membereskan hal ini.
Jakarta, 6 Januari 2013.
Saturday, December 29, 2012
Jokowi - A Hok terpilih
Pilkada putaran kedua akhirnya berlangsung dengan hasil Jokowi-A Hok terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI. Dengan gayanya yang bersemboyankan "JANGAN TUNDA SAMPAI BESOK APA YANG DAPAT KERJAKAN SEKARANG" maka selesai dilantik dia langsung turun kelapangan. Obyek pertamanya adalah yang menyangkut rakyat kecil seperti Kampung di bantaran Ciliwung, sampah di bendungan Manggari, Kampung2 kumuh, tumpukan sampah yang menjadi penyebab banjir, kemacetan lalin dll.
Gaya kepemimpinannya sangat simpatik. Dia inspeksi ke Kantor2 Kecamatan dan ketika mendapatkan banyak Camat dan pegawainya belum hadir ataupun belum mulai melayani masyarakat, dia tidak serta mert memarahi atau menunjukkan kemarahannya di MEDIA. Dia tidak SOK kuasa. Mungkin dia yakin bahwa pejabat yang punya nurani pasti akan malu dan memperbaiki dirinya. Jokowi lalu mengumpulkan para Camat (dan Lurah?) dan kepada mereka "hanya" diingatkan agar melayani masyarakat dengan baik.
Semua yang dilakukan oleh pendahulunya dia hargai. Tidak ada yang dicelanya. Satu2-nya yang dicelanya adalah pelaksanaannya yang bertele-tele sehingga banyak program yang tidak kunjung terselesaikan atau terlaksana. Maka gebrakannya adalah melaksanakan program2 yang sudah disusun oleh pendahulunya, seperti Monorel, MRT, Jalur Busway yang tersisa dan yang disebut terakhir ini adalah DEEP TUNNEL". Hal-hal yang masih belum sesuai langsung dibahas ulang dan dicarikan solusinya.
Anggaran Pemda DKI cepat dibenahi. Untuk itu Wagub Ahok yang ditugaskan untuk berunding dengan para Kepala2 Dinas menyusun Revisi APBD 2012 yang tersisa dengan pedoman dipotong 25%. Dengan cara itu dinyatakan oleh Wagub Basuki bahwa DKI dapat menghemat Rp 1 triliun , bahkan nantinya dapat sampai Rp 4 triliun. Hasil penghematan tsb akan digunakan untuk membangun fasum, termasuk membeli tanah untuk membangun KTH (Kawasan Terbuka Hijau).
Tahun 2013 tentu akan banyak harapan yang digantungkan kepada pasangan Gub-Wagub ini. Kita tahu bahwa DPRD DKI juga ikut menentukan keberhasilan Pemdanya karena DPRD-lah yang menyetujui APBD DKI.
Semoga kerjasama antara keduanya berjalan mulus, bebas dari kepentingan parpol2 sehingga masyarakat DKI lekas merasakan perbaikan kehidupan di Ibu Kota ini. MARI KITA KAWAL !!!
Selamat menyongsong Tahun 2013. Allah pasti membantu umatnya yang beriman kepadaNya. Amin.
Jakarta, 30 Desember 2012
Friday, December 28, 2012
Pengalaman seorang Dr-Psikiater yang pernah mati.
Pengalaman seorang Dr - Psikiater yang pernah mati.
Tulisn ini bukan buatan saya melainkan saya ringkas dari buku tulisan Dr. George Ritchie, seorang psikiater di USA mengenai pengalamannya pernah mati dan hidup kembali. Peristiwa mati yang dialami pada th 1943 baru ditulisnya pada th 1986 menjadi sebuah buku dengan judul "NEAR DEATH EXPERIENCE". Para pembaca yang muslim dapat memperbandingkannya dengan ayat2 Al Qur'an. Saya sendiri walaupun seorang muslim belum mampu mengkajinya, Entri ini saya buat semata-mata untuk pengetahuan mengenai apa yang terjadi dan dialami pleh manusia sebagai umat Allah. Selamat membaca.
Ritchi Muda masuk Wajib Militer.

Pada th 1943 ia baru tamat pendidikan tenaga medis militer. Ia mendapat kesempatan untuk mengikuti pendidikan dokter, tetapi harus mengikuti latihan militer dulu. Maka dia dikirim ke Abelene, Virginia, dalam bulan Desember tahun itu. Dalam cuaca dingin para tenaga medis harus duduk ditanah tanpa alas dan berlatih berbagai hal. Ritchie tidak tahan akan kondisi demikian, maka dia jatuh sakit. Badannya demam tinggi sehingga ia harus dirawat di klinik Kompleks Latihan tersebut. Karena keadaannya semakin buruk ia dipindahkan kekamar isolasi yg letaknya disudut bangunan/barak dimana teman2nya tidur berjajar masing2 mendapat tempat tidur sendiri.Ritchi terbangun.
Malamnya ia merasa terbangun dan berdiri disamping tempat tidurnya. Ia melihat seseorang yg tidak dikenalnya sedang tidur diatasnya. Karena ia ingat bahwa ia harus berangkat ke Universitas di Richmond untuk mulai kuliah maka ia mencari pakaian seragamnya yg ia ingat ditaruh diatas kursi disamping tempat tidurnya. Tetapi kursi itu sudah tidak ada. Maka ia mencari pakaiannya keluar kamar, ditelusurinya baraknya, ke gudang dan kemana-mana tetapi ia tidak dapat menemukannya. Ia bertemu seorang perawat di koridor dan bertanya kepadanya. Perawat itu liwat saja tanpa menjawab, bahkan tidak nampak memperhatikan kehadirannya. Dia heran mengapa demikian???
Karena ingatannya tertumpu kepada jadwal untuk mulai mengiuti kuliah kedokteran yg telah ditugaskan oleh pimpinan Angkatan yang berwenang, maka dia terus mencari pakaiannya.
Dalam mencari itu ia melihat sebuah pintu besi besar yang menuju keluar. Diapun menuju kesitu dan anehnya tiba2 saja dia dapat keluar tanpa membuka pintunya. Dia begitu saja menembusnya dan sampai diluar.
Ritchi melakukan perjalanan mencari Universitasnya.
Tanpa disadarinya dia melesat dengan kecepatan yang dia tidak dapat mengerti, diatas gurun yang luas kemudian diatas kota yang dia tidak ketahui. Dia berfikir ingin turun dan bertanya kepada orang disitu. Tanpa disadari diapun sudah turun dan dilihatnya sebuah jalan dimana ada sebuah RESTORAN. Di jalan itu ia bertemu seorang laki2 yang sedang bergegas dan disapanya : "Kota apa ini?" Orang itu diam saja, seolah tidak melihat dia. Ditepuknya bahunya tapi ia tidak menyentuh apa2. Orang itu cepat masuk ke restoran, Ia menunggu diluar sambil bersandar disebuah tiang listrik, tetapi badannya menembus tiang tersebut.
Disitu ia berfikir bahwa dirinya sudah berubah. Mengapa perawat yang di koridor, orang yang baru saja dia tanyai selalu berlaku seperti tidak melihat keberadaannya. Diapun berkesimpulan bahwa tidak ada gunanya pergi ke Universitas dan juga pulang untuk merayakan Natal bersama keluarganya jika semua orang tidak dapat melihat keberadaan dirinya. Dia putuskan bahwa dia harus punya badan fisik untuk dapat dilihat! Maka ia memutuskan untuk kembali kebarak, kembali ke badan fisik yang ia tinggalkan dikamar sudut yang kecil.
Ritchie mencari tubuhnya dan bertemu Tuhan.
Begitu berpikir demikian dirasakannya ia sudah melesat kembali kebarak yang tadi ia tinggalkan. Dan sesudah mencari dengan susah payah karena semua barak bentuk dan ukurannya sama, ketemulah kamar yang dicari. Ia masih melihat tubuh seseorang yang terbaring disitu ditutupi kain putih sampai kepalanya dengan tangannya tersebul keluar. Dikenalinya cincin yang ada dijarinya yang bermata batu hitam sebagai cincin yang dulu ia dapat dari Pra-Kedokteran. Ia berfikir mungkin itulah badan fisiknya. Saat ia masih termangu begitu , tidak tahu bagaimana mulainya, tiba2 sekelilingnya menjadi terang dan makin terang dan terang sekali yang tidak dapat dia mengerti. 1000 lampu menyalapun tak kan dapat seterang itu. Pada saat itu timbul kesadarannya bahwa DIA-lah terang itu. DIA yang terlalu terang untuk dilihat dengan mata fisik.
Pada saat itu tiba2 terjelma dihatinya sebuah perintah "Berdiri!". Maka iapun berdiri dan saat itu pula muncul dalam dirinya sebuah kepastian yang menakjubkan bahwa "Kamu berada di hadirat Allah".
Diatas segala-galanya, timbul keyakinan yang misterius bahwa Terang ini mengasihiku. Kasih yang diatas segalanya. DIA tahu semua kejelekanku, semua perbuatanku yang mementingkan diri, tetapi DIA menerima dan mengasihiku. DIA tidak marah, hanya mengasihi. Terasa DIA bertanya : "Adakah engkau mengasihi orang lain sebagaimana Allah mengasihimu? Mengasihi secara total? Tanpa syarat?"
DIA tahu segalanya tentang diriku yang semata-mata merupakan fakta yang dapat diamati, karena selama menyadari kehadiranNya secara bersamaan terpampang segala peristiwa mengenai diriku, sejak masih kecil, yang kini dan yang baru lalu..... semuanya, seolah semuanya terjadi bersamaan pada saat itu.
Ritchie diajak berjalan.
Tiba2 dia melihat bahwa DIA mulai bergerak - entah kapan mulainya - dan dia mengikuti. Kepadanya diperlihatkan sebuah pabrik dimana ada seorang mandor yang dengan corong memberi petunjuk2 kepada para pekerja dan disampingnya ada seseorang yang berusaha merebut corongnya tetapi tidak bisa karena orang itu sudah tidak mempunyai badan fisik seperti halnya ia sendiri. Lalu ada sebuah cafe atau bar dengan beberapa perempuan sedang minum dan disampingnya ada seorang perempuan lain yang mencoba mengambil gelas yang sedang dipegangnya tetapi tidak berhasil karena sebab yang sama, yaitu ia sudah tidak mempunyai badan fisik.Yang ketiga, diperlihatkan kepadanya sebuah medan "perang" dimana banyak orang yang sedang bertawuran tetapi tidak ada yang dapat melukai yang lain karena mereka semua juga sudah tidak mempunyai badan fisik.
Ritchi menyimpulkan bahwa yang diperlihatkan kepadanya adalah bagian dari NERAKA dan orang2 yang sudah tidak berbadan fisik seperti laki2 dipabrik, perempuan di bar dan orang2 yang sedang tawuran itu adalah ruh orang2 yang sudah meninggal tetapi masih ingin turut campur dikehidupan dunia, karena masih dikuasai oleh nafsunya.
Lalu diperlihatkan oleh Terang itu kota lainnya dengan bangunan2 yang bagus seperti layaknya di Universitas Richmiond dengan banyak orang berlalu lalang. Dalam sebuah bangunan yang merupakan Perpustakaan tedapat banyak orang yang sedang membaca dengan tekun dan tidak berbicara satu dengan yang lain, sebagian lagi sedang melakukan kegiatan seperti penelitian. Semuanya sangat serius tetapi memperlihatkan suasana keramahan yang tenang.
Ritchie melihat malaikat.
Setelah memaandang lama, Ritchi mulai melihat bahwa diatas kepala setiap orang terdapat Terang yang membungkuk seperi membisikkan sesuatu tetapi yang dibisiki tidak mendengar, karena hatinya masih tertutup oleh pikiran serta nafsunya. Ritchipun mulai menyadari bahwa Terang itu sudah ada sejak awal tetapi pikirannya masih menutupi sehingga menghalangi kesadarannya akan kehadiran Terang.
Mereka lalu bergerak kembali meninggalkan kota itu dan sampai ke padang yang luas dan kosong tetapi tidak menakutkan.
Dikejauhan terlihat sebuah kota yang terang dengan orang berlalu-lalang yang semuanya terang, sepertinya kesemuanya itu, gedung-gedungnya, orang-orangnya, dibuat oleh Terang. Kemudian diantara banyak orang itu, dua diantaranya mendekati Ritchi dan Terang yang disampingnya dengan kecepatan yang sangat tinggi.
Richie menemukan tubuhnya.
Tetapi secepat kedua orang itu mendekat lebih cepat lagi Ritchi dan Terang itu mundur dan menjauh. jaraknya makin jauh sampai pandangannya menjadi kabur. Kemudian mereka sampai ke lorong2 yang makin menyempit sehingga akhirnya sampai pada ruang sempit yang adalah kamar kecil tempat ia terbaring layaknya seratus tahun yang lalu.
Ritchi menyadari bahwa kepadanya telah diperlihatkan sebagian dari surga (dan neraka).
Dengan acuh dilihatnya tubuh seorang laki2 yang terbaring di tempat tidur disitu dan dirasakannya Terang yang disampingnya memberitahu bahwa dia ada hubungannya dengan tubuh itu. Kemudian dirasakan dia mendekat ketubuh itu sampai seluruh pandangannya gelap menutupi Terang itu. Ritchi menemukan kembali bagian fisiknya.
Ritchie siuman kembali.
Ketika ia siuman seluruh badannya terasa sakit sekali. Masalah fisiknya bertumpuk sehingga tak ada ruang untuk memikirkan hal lainnya. Ketika ia membuka matanya ia dapati Ltn Irvin yang menunggui dia menambutnya dengan : "Syukurlah anda telah kembali. Saya kira anda tidak dapat bertahan".
Ritchie berniat menceriterakan pengalamannya tetapi Ltn itu menahannya dan memerintahkan ia untuk tidak berkata-kata dan segera meninggalkannya untuk beristirahat.
Bagaimana sebenarnya yang terjadi?
Karena badannya panas sekali dan batuknya keras, Ritchie dibawa kekamar Rontgen untuk dirontgen. Saat hendak dirontgen itu Ritchie jatuh pingsan. Ia diperiksa detak jantungnya dan ternyata sudah tak ada. Nafasnya pun sudah tidak ada. Petugas rontgen berlari melaporkan ke Dokter Jaga yang segera memetiksanya dan menemukan hal yang sama. Maka diperintahkan kepada Pelayan untuk memindahkannya kekamar mayat. Pelayan menutup tubuhnya dengan kain putih sampai kepalanya sedang kedua tangannya diluruskan disamping tubuh diluar kain penutup. Kemudian si Pelayan meninggalkan tubuh itu untuk menyelesaikan pekerjaannya. Ketika ia kembali untuk memindahkan tubuhnya kekamar mayat dillihatnya tangan Ritchi sudah berubah posisi.
Si pelayan cepat melapor ke Perwira Jaga, yang memeriksanya. Perwira Jaga mendapatkan bahwa Ritchi tetap sudah meninggal. Anehnya si Pelayan tidak mau menerima pendapat Perwira Jaga yang berpendidikan itu dan mengusulkan agar Ritchi disuntuk dengan adrenalin. Anehnya lagi si Perwira Jagapun menuruti saran Pelayan dan adrenalin disuntikkan langsung ke otot jantungnya. Tidak lama kemudian jantungnya mulai berdenyut dan disusul oleh timbulnya pernafasan.
Pemulihan yang tidak serta-merta.
Walaupun demikian pemulihan Ritchie bukanlah cepat. Baru sesudah 5 hari dapat bangun dan seminggu kemudia mulai berjalan.
Sesudah sembuh Ritchie diijinkan untuk mulai berkuliah (kedokteran) walaupu sudah terlambat 6 bulan. Dia sempat mengulang tingkat pertamanya karena tidak dapat mengejar pelajarannya. Dia lulus sebagai dokter dan sesudah berdinas 20 tahun mengikuti ujian sebagai psikiater.
Menurut catatan Rumah Sakit Militer Ritchie meninggal selama 9 menit (suatu kasus yang luar biasa!)
Wednesday, August 22, 2012
RAPBN 2013.
Harian Media Indonesia hari ini - 22 Agustus 2012 memuat Editorial maupun komentar mengenai RAPBN 2013.
Editorialny a.la memuat a.l. "mudah ditebak tidak banyak kejutannya". Ruang gerak fiskalnya sempit karena anggaran yg terpasung alokasi untuk anggaran yg wajib, yaitu belanja pegawai dan subsidi BBM yg menyedot 79% lebih dari RAPBN.
Pengamat ekonomi Ahmad Erani dari Koalisi Masyarakat Sipil mengatakan bahwa rancangannya tidak selaras dengan asumsi ekonomi makro, artinya jika asumsi ekonomi makronya tercapai ekonomi mikronya belum tentu tercapai. contoh yg diambilnya pengurangan kemiskinan masih berjalan lambat. Ruang gerak fiskal yg sempit kurang memungkinkan peningkatan investasi (menurut saya baik langsung maupun tidak langsung). Percepatan pembangunan infra struktur akan terbatas, peningkatan lowongan kerja juga idem. Padahal krisis Eropah masih akan berlangsung, sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia masih banyak tergantung kepada konsumsi dalam negeri.
Lalu mungkinkah nanti DPR merombaknya menjadi RAPBN yg lebih pro-poor dan pro-job? Kita lihat saja nanti. Tidak dipungkiri bahwa Pemerintah menghadapi situasi yg sulit. Menurut saya 3 hal harus ditangani dengan serius oleh Pemerintah, yaitu :
1. Peningkatan penerimaan dari pajak; meningkatkan jumlah pembayar pajak dan mengurangi kecurangan pembayar + pegawai pajak.
2. Memberantas korupsi.
3. Meningkatkan kesempatan kerja; liwat industri dan usaha mikro (UMKM).
25 Agustus 2012.
Tuesday, July 17, 2012
PILKADA DKI.

Tgl 11 Juli 2012 yang lalu Ibu Kota Indonesia, DKI Jakarta menyelenggarakan pemilihan Gubernur untuk masa jabatan 2012 - 2017. ada 6 pasangan Cagub-Cawagub yg ikut, yaitu pasangan incumbent Fauzi Bowo dg Cawagubnya Nachrowi Ramli, Alex Nurdin-Nono Sampono, Joko Widodo- Basuki Tjahya Purnama (Ahok), Hendardji Soepandji-Reza Patria .., Faizal Basri-Biem, dan Hidayat Nurwahid-Dikdik Rachbini. Fauzi Bowo yg didukung oleh Partai2 besar seperti Golkar, Demokrat serta PKS dll terkesan sangat pede akan menang. Apalagi dia incumbent. Jadi berkesempatan untuk berbuat banyak hal yang calon lain akan sukar menandingi. Joko Widodo (Jokowi) yg Walikota Solo, sebuah kota dengan jumlah penduduk kira2 500.000 jiwa saja, dibanding dengan Jakarta yg kira2 10 juta jiwa, berpasangan dengan Ahok yg mantan Bupati 2 masa jabatan Bangka-Belitung yang didukung oleh PDIP dan Gerindra, dikenal sebagai Cagub-Cawagub yg "miskin". Dana kampanyenya terungkap hanya Rp 9 milyar dibanding dengan yang dipunyai oleh Fauzi Bowo Rp 70 milyar.

Tgl 11 Juli 2012 yang lalu Ibu Kota Indonesia, DKI Jakarta menyelenggarakan pemilihan Gubernur untuk masa jabatan 2012 - 2017. ada 6 pasangan Cagub-Cawagub yg ikut, yaitu pasangan incumbent Fauzi Bowo dg Cawagubnya Nachrowi Ramli, Alex Nurdin-Nono Sampono, Joko Widodo- Basuki Tjahya Purnama (Ahok), Hendardji Soepandji-Reza Patria .., Faizal Basri-Biem, dan Hidayat Nurwahid-Dikdik Rachbini. Fauzi Bowo yg didukung oleh Partai2 besar seperti Golkar, Demokrat serta PKS dll terkesan sangat pede akan menang. Apalagi dia incumbent. Jadi berkesempatan untuk berbuat banyak hal yang calon lain akan sukar menandingi. Joko Widodo (Jokowi) yg Walikota Solo, sebuah kota dengan jumlah penduduk kira2 500.000 jiwa saja, dibanding dengan Jakarta yg kira2 10 juta jiwa, berpasangan dengan Ahok yg mantan Bupati 2 masa jabatan Bangka-Belitung yang didukung oleh PDIP dan Gerindra, dikenal sebagai Cagub-Cawagub yg "miskin". Dana kampanyenya terungkap hanya Rp 9 milyar dibanding dengan yang dipunyai oleh Fauzi Bowo Rp 70 milyar.
Jokowi-Ahok hanya bermodal rekam jejak yang bagus. Mereka terkenal jujur dan berpihak kepada rakyat kecil sehingga sukses menjadi pimpinan yang disayang masyarakat. Jokowi mendapat penghargaan sebagai Wali Kota terbaik di dunia dari badan internasional.
Maka terjadilah kejutan besar ketika hasil hitung-cepat 3 jam setelah penutupan pencoblosan menunjukkan Jokowi-Ahok unggul dengan meraih perolehan suara sebanyak 42% sedang Fauzi Bowo- hanya 33%. Hasil definitifnya baru akan diumukan tgl 20 Juli 2012 tetapi koran sudah memuat hasil perhitungannya hari Rabu 18 Juli 2012. Kecuali di Kabupaten Pulau Seribu Jokowi-Ahok unggul disemua Kotamadya.
Sejak awal Jokowi sudah menyatakan bahwa rakyat DKI sudah cerdas, sudah tahu siapa yang harus dipilih (sebuah ungkapan yang pede juga!). Hasil definitif seperti yang dimuat harian diatas memang tidak banyak berbeda dari hasil hitung-cepat tsb, Hal demikian memang sudah terbukti berkali-kali pada pemilu2 sebelumnya. Suatu hal yang tidak cocok adalah hasil survey (LSI?) sebelum pencoblosan yang menunjukkan Fauzi Bowo adalah paling unggul. Entah apa yang terjadi dengan survey tsb.
Para pengamat mengkomentari hasil tersebut dengan pendapat bahwa kini rakyat sudah tidak terpengaruh oleh partai politik. Parpol apapun yamg mendukung sudah tdak ada pengaruhnya. Yang lebih menentukan adalah integritas si calon sendiri. Terlihat pula bahwq pengalaman juga besaar peranannya. Kedua calon yang menang sudah berpengalaman menjadi Kepala Daerah dan sukses memimpin Daerahnya.
Sekarang tinggal menunggu Pikada putaran kedua yang dijadwalkan diselenggarakan pada tgl 25 September yad, diikuti oleh 2 pasangan Foke-Nara dan Jokowi-Ahok.
Tentu kedua pasangan sibuk mempersiapkan diri, mencari strategi dan langkah kampanye untuk memenangi putaran ke 2 nanti.
Jokowi sudah "bersilaturahim" dengan Hidayat Nurwahid. Foke belum tersiar mengambil langkah apa tetapi sebagai Gubernur yang masih berkuasa akan mendapat keuntungan dari kegiatan pemerintahannya yang positif, seperti pembukaan Pasar Murah menjelang bulan Puasa sekarang ini dan lain2.
Kita tunggu hasil Pilkada putaran ke 2 !
Friday, March 23, 2012
"GARIS2 BESAR HALUAN KEHUTANAN"
Istilah GBHK atau Garis2 Besar Haluan Kehutanan yg digunakan disini masih belum definitif. GBHK digunakan disini hanya sebagai ACUAN untuk memberi gambaran mengenai apa yg dimaksud, yaitu sesuatu yg menjadi acuan pokok atau induk atau dasar bagi pengurusan hutan di Indonesia, yg tidak boleh berubah dalam jangka panjang. Acuan dasar ini yg harus memedomani Rancangan Pengurusan Hutan jangka 5 tahunan. "Acuan Dasar" seperti dimaksud pada saat ini masih belum ada. Menteri Kaban pada menjelang akhir masa jabatannya menyusun Rencana Lima Tahun tetapi itu seperti sudah tidak ada lagi dan tidak pula menjadi acuan pengurusan hutan masa Menteri Zulkifli Hasan sekarang ini.
Disamping tidak diacu ataupun tidak ada, Rencana Lima Tahunan bukanlah sesuatu yg tidak berubah dalam jangka panjang seperti dimaksud oleh GBHK diatas.
Oleh karena itu Puskashutnya Yayasan Sarana Wana Jaya saat ini sedang menyusun GBHK atau apapun namanya nanti, yg akan memuat hal2 yg (diusulkan) tidak berubah atau tidak dirubah oleh yang berwenang, yang harus diacu dalam menyusun rancangan pengurusan LimaTahunan dan Tahunan.
Penyusunan ini akan memakan waktu panjang atau agak panjang tergantung kepada kelancaran mencapai kesepakatan antara para pihak (stakeholders). Personil yang terlibat dalam penyusunan awal adalah para pensiunan yang semasa dinasnya aktif dalam masalah kawasan hutan ditambah beberapa yang lain yang bersedia ikut. Mereka itu adalah :
1. Ir. Ari soedarsono
2. Ir. Roedjai Zakaria, MSc.
3. Ir. Titus Sarijanto
4. Ir. Wardono Saleh
5. Ir. Deddy Ruchyadi
6. Ir. Yaman Mulyana
7. Ir. A.A. Malik
8. Ir. Soeparno
9. Ir. Poedjo Rahardjo
10. Asianingsih, SE
11. Hendra Djayusman, SE
Karena penyusun draft 0-nya adalah lulusan Kursus Lemhanas maka pola susunannya mirip GBHN Indonesia jaman Orde Baru. Walaupun demikian tidak berarti isinya berbau ORBA, melainkan murni hal2 yang memang sangat penting bagi pengurusan kehutanan Indonesia sepanjang masa.
Perampungan "GBHK" ini akan memakan waktu yg panjang karena akan perlu dikonsultasikan dengan para pihak yang berkepentingan, dari Regulator, Pelaku, Akademisi, Masyarakat dsbnya. Menurut pemikiran saya - Wardono saleh - hal2 yg harus masuk kedalam daftar hal2 yang dalam jangka panjang tidak boleh berubah adalah sebagai berikut :
1. Kawasan Hutan
Kawasan hutan dengan berbagai fungsi tidak boleh berubah dalam jangka pendek atau menengah agar peranannya bagi negara dan bangsa juga permanen.
2. Kelestarian harus mensejahterakan masyarakat, termasuk masyarakat lokal.
Acuan ini berarti bahwa hutan konservasi tidak untuk ditutup mutlak sehingga jika masyarakat perlu memanfaatkan untuk kehidupan mereka secara sederhana, mereka dibolehkan tetapi tanpa meninggalkan prinsip pelestariannya. Demikian pula hutan2 dengan fungsi yang lain seperti hutan llindung, Taman Nasional, Taman Hutan Rakyat dll.
3. Semua hutan dikelola menurut aturan yang mengikuti azas kelestarian lingkungan, pro kesejahteraan, pro lapangan kerja dan pro-pangan.
Dengan demikian tidak menjadi masalah lagi hutannya dimiliki atau dikuasai oleh siapa, oleh negara, masyarakat adat, desa ataupun swasta. semua harus tunduk kepada ketentuan yang berlaku.
4. Pengurusan hutan dilakukan dengan mendasarkan atas DAS (Daerah Aliran Sungai) sebagai Unit-Besar pelestarian.
Dengan acuan tersebut maka kawasan yang terletak di lebih dari 1 Kabupaten diurus oleh Propinsi dan kawasan yang terletak di lebih dari 1 Propinsi diurus oleh Kementerian.
5. Pengurusan hutan dipandu oleh hasil penelitian Badan Litbang.
Dengan acuan tersebut maka (nantinya) penelitian harus dipacu untuk menghasilkan segala petunjuk ilmiah-teknis-profesional yang dihasilkan melalui penelitian, yang dapat memacu produktivitas serta efisiensi pengurusan hutan.
6. Hutan diurus oleh personil yang bersertifikat profesi.
Dengan ketentuan tersebut Lembaga Sertifikasi Profesi harus diperbanyak atau ditingkatkan kemampuannya.
Keenam butir diatas masih mungkin bertambah oleh adanya pemikiran rimbawan yang lain. Gagasan ini perlu dikembangkan oleh teman2 Rimbawan dan perlu dimuara-kan pada sebuah "GBHK" yang memuat hal2 yang tidak boleh diubah dalam jangka panjang.
Hampir semua butir2 diatas telah terselip dalam draft "GBHK" yang saat ini disusun oleh Pusat Kajian Strategis Yayasan Sarana Wana Jaya. Draft tersebut telah didiskusikan dengan Dewan Kehutanan Nasional.
(DKN). Akan sangat baik jika "GBHK" itu akhirnya menjadi produk DKN.
Jakarta, Maret 2012
Disamping tidak diacu ataupun tidak ada, Rencana Lima Tahunan bukanlah sesuatu yg tidak berubah dalam jangka panjang seperti dimaksud oleh GBHK diatas.
Oleh karena itu Puskashutnya Yayasan Sarana Wana Jaya saat ini sedang menyusun GBHK atau apapun namanya nanti, yg akan memuat hal2 yg (diusulkan) tidak berubah atau tidak dirubah oleh yang berwenang, yang harus diacu dalam menyusun rancangan pengurusan LimaTahunan dan Tahunan.
Penyusunan ini akan memakan waktu panjang atau agak panjang tergantung kepada kelancaran mencapai kesepakatan antara para pihak (stakeholders). Personil yang terlibat dalam penyusunan awal adalah para pensiunan yang semasa dinasnya aktif dalam masalah kawasan hutan ditambah beberapa yang lain yang bersedia ikut. Mereka itu adalah :
1. Ir. Ari soedarsono
2. Ir. Roedjai Zakaria, MSc.
3. Ir. Titus Sarijanto
4. Ir. Wardono Saleh
5. Ir. Deddy Ruchyadi
6. Ir. Yaman Mulyana
7. Ir. A.A. Malik
8. Ir. Soeparno
9. Ir. Poedjo Rahardjo
10. Asianingsih, SE
11. Hendra Djayusman, SE
Karena penyusun draft 0-nya adalah lulusan Kursus Lemhanas maka pola susunannya mirip GBHN Indonesia jaman Orde Baru. Walaupun demikian tidak berarti isinya berbau ORBA, melainkan murni hal2 yang memang sangat penting bagi pengurusan kehutanan Indonesia sepanjang masa.
Perampungan "GBHK" ini akan memakan waktu yg panjang karena akan perlu dikonsultasikan dengan para pihak yang berkepentingan, dari Regulator, Pelaku, Akademisi, Masyarakat dsbnya. Menurut pemikiran saya - Wardono saleh - hal2 yg harus masuk kedalam daftar hal2 yang dalam jangka panjang tidak boleh berubah adalah sebagai berikut :
1. Kawasan Hutan
Kawasan hutan dengan berbagai fungsi tidak boleh berubah dalam jangka pendek atau menengah agar peranannya bagi negara dan bangsa juga permanen.
2. Kelestarian harus mensejahterakan masyarakat, termasuk masyarakat lokal.
Acuan ini berarti bahwa hutan konservasi tidak untuk ditutup mutlak sehingga jika masyarakat perlu memanfaatkan untuk kehidupan mereka secara sederhana, mereka dibolehkan tetapi tanpa meninggalkan prinsip pelestariannya. Demikian pula hutan2 dengan fungsi yang lain seperti hutan llindung, Taman Nasional, Taman Hutan Rakyat dll.
3. Semua hutan dikelola menurut aturan yang mengikuti azas kelestarian lingkungan, pro kesejahteraan, pro lapangan kerja dan pro-pangan.
Dengan demikian tidak menjadi masalah lagi hutannya dimiliki atau dikuasai oleh siapa, oleh negara, masyarakat adat, desa ataupun swasta. semua harus tunduk kepada ketentuan yang berlaku.
4. Pengurusan hutan dilakukan dengan mendasarkan atas DAS (Daerah Aliran Sungai) sebagai Unit-Besar pelestarian.
Dengan acuan tersebut maka kawasan yang terletak di lebih dari 1 Kabupaten diurus oleh Propinsi dan kawasan yang terletak di lebih dari 1 Propinsi diurus oleh Kementerian.
5. Pengurusan hutan dipandu oleh hasil penelitian Badan Litbang.
Dengan acuan tersebut maka (nantinya) penelitian harus dipacu untuk menghasilkan segala petunjuk ilmiah-teknis-profesional yang dihasilkan melalui penelitian, yang dapat memacu produktivitas serta efisiensi pengurusan hutan.
6. Hutan diurus oleh personil yang bersertifikat profesi.
Dengan ketentuan tersebut Lembaga Sertifikasi Profesi harus diperbanyak atau ditingkatkan kemampuannya.
Keenam butir diatas masih mungkin bertambah oleh adanya pemikiran rimbawan yang lain. Gagasan ini perlu dikembangkan oleh teman2 Rimbawan dan perlu dimuara-kan pada sebuah "GBHK" yang memuat hal2 yang tidak boleh diubah dalam jangka panjang.
Hampir semua butir2 diatas telah terselip dalam draft "GBHK" yang saat ini disusun oleh Pusat Kajian Strategis Yayasan Sarana Wana Jaya. Draft tersebut telah didiskusikan dengan Dewan Kehutanan Nasional.
(DKN). Akan sangat baik jika "GBHK" itu akhirnya menjadi produk DKN.
Jakarta, Maret 2012
Sunday, February 12, 2012
Memasuki usia 79 tahun
Hari Minggu lalu tgl. 5 Februari 2012 adalah ultahku yg ke 79. Kupanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT atas karuniaNya kepadaku dapat mencapai usia ini dalam keadaan cukup sehat untuk berkegiatan, bahkan berkarya kecil-kecilan untuk bangsa, khususnya pembangunan kehutanan, bermain golf bersama teman2 sesama peminat dan menyaksikan anak-cucu tumbuh dan berkembang. Alhamdulillah.
Keadaan ekonomi kami masih cukup baik. Pertama karena masih mendapat kesempatan menjabat Komisaris di PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha, sebuah badan usaha dimana Yayasan sarana Wana Jaya tempat saya menjadi Ketua Pembina mempunyai saham. Jadi saya mewakili Pemegang sahamnya. Penghasilannya memadai walaupun pas-pasan untuk hidup kami (isteri khususnya) yang masih memerankan diri sebagai "God Mother" keluarga kami. Faktor lainnya adalah nasib baik kami dengan dulu (1978) memilih membeli tanah/kapling di perumahan Pondok Indah. Setelah lengser dari Direktur Produksi di PT (Persero) Inhutani I th 1981 kami membangun rumah diatasnya dan kami tinggali sejak Agustus th 1983. Rumah itulah yg kami jual pada th. 2010 dengan harga yang berlipat. Setelah membeli rumah lagi dengan ukuran separuhnya di lokasi yang murahan, masih mempunyai sisa untuk hidup cukup layak. Alhamdulillah lagi.
Dibidang kesehatan saya merasakaan bahwa setelah menginjak usia 73 tahun stamina saya mulai menurun secara perlahan-lahan. setiap kali mengalami sakit - ada flu, ada BDB dll, maka setelah sembuh stamina saya tidak dapat kembali ketingkat sebelumnya. Begitu selalu, setiap kali menjadi lebih rendah. Sejak th 2007 saya menderita gangguan jantung koroner dan terpaksa memasang 2 stent dan meminum obat jantung terus. Sayangnya obat yg diberikan dokter tidak menolong sehingga gangguan yg saya derita tidak berkurang walaupun sudah pasang stent atau ring. Beruntung saya mendapat dari kiriman email berisi resep Cina jamu jantung koroner yang setelah saya minum kesehatan saya meningkat sampai akhirnya dapat berolah raga jalan kaki pagi - mula2 setiap 2 hari sekali setengah jam, kemudian menjadi setiap pagi - dan bermain golf lagi. Hanya saja sekarang golfnya berubah dengan naik golf cart. Sementara itu gangguan jantung tersebut secara berkala datang dan membuat stamina saya menurun sekali sehingga harus beristirahat lebih banyak. Berhenti berjalan kaki pagi, berhenti main golf, sampai stamina kembali cukup membaik untuk berolah raga lagi. Gangguan terakhir terjadi saat saya berusia 78 tahun, kira2 6 - 7 bulan lalu. Stamina saya begitu rendah sampai berjalan 50 meter saja sudah merasa capai. Padahal hasil cateterisasi ulang bulan Oktober 2010 penyempitan koroner saya hanya 20 - 30%. Dokter kami mengatakan bahwa spier (urat) jantung saya sudah melemah karena tidak cukup mendapat oksigen. Itu karena usia, tentu. Tetapi hal tsb tidak terjadi pada semua orang tua. Kakak2 perempuan saya yg berusia 81 dan 83 tahun masih kuat melakukan perjalanan jarak jauh. Juga teman2 seangkatan masih banyak yang kuat. Beruntug saya diperkenalkan oleh kakak saya kepada kasur bermagnit yg fungsinya mengurai butir2 darah merah kita dari yg biasanya menggabung menjadi gumpalan atau rantai , menjadi butir2 terpisah dan berdiri sendiri sendiri. Akibatnya ada 2 : 1. Daya ikat oksigen menjadi lebih besar dan 2. darah menjadi lebih mudah mengalirnya (=peredaran darah menjadi lebih lancar). saya beli kasur itu dan menjalani therapi 1 jam setiap hari. Setelah kira2 2 minggu saya rasakan stamina saya sudah kembali. Saya coba jalan kaki pagi seperti biasanya. Hasilnya saya tetap bugar. Saya coba main golf lagi secara bertahap. Hasilnya masih OK tetapi capainya datang esok hari atau lusanya. Jadi masih harus dilakukan tahapan yg lebih panjang dan tetap berhati-hati.
Saya berharap masih dapat mencapai usia 80 tahun dengan berupaya menjaga kesehatan sebaik mungkin.
Ajaran agama / spiritual mengatakan bahwa Allah sudah menentukan tanggal kematian setiap mahlukNya. Karena itu menurut saya, upaya kita adalah untuk tetap sehat sampai kepada detik ajal kita tiba. Jangan melalui sakit berlama-lama, apalagi sakit yang membuat isteri dan anak2 kita kerepotan, baik secara fisik maupun keuangan. Mudah-mudahan Allah mengabulkan, amin YRA.
Persiapan kembali ke haribaanNya.
Apa yang perlu kita lakukan sebagai persiapan "pulang"? Semua orang tahu resepnya yaitu mendekatkan diri kepadaNya. Jadi saya lakukan hal itu a.l. dengan berupaya menjadi orang yang kasih terhadap sesama, dengan menjadi orang yang penyabar, pengampun, penolong, ramah, tidak berprasangka buruk dsbnya. Semua itu membutuhkan upaya yang terus menerus, lho! Bukan hanya bila ingat saja. Kesimpulannya, saya mempunyai 2 keinginan. Yang pertama dapat tetap berkarya dan yang kedua meninggal dengan khusnul khatimah. Mudah2an terkabul adanya. Amiiin.
Keadaan ekonomi kami masih cukup baik. Pertama karena masih mendapat kesempatan menjabat Komisaris di PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha, sebuah badan usaha dimana Yayasan sarana Wana Jaya tempat saya menjadi Ketua Pembina mempunyai saham. Jadi saya mewakili Pemegang sahamnya. Penghasilannya memadai walaupun pas-pasan untuk hidup kami (isteri khususnya) yang masih memerankan diri sebagai "God Mother" keluarga kami. Faktor lainnya adalah nasib baik kami dengan dulu (1978) memilih membeli tanah/kapling di perumahan Pondok Indah. Setelah lengser dari Direktur Produksi di PT (Persero) Inhutani I th 1981 kami membangun rumah diatasnya dan kami tinggali sejak Agustus th 1983. Rumah itulah yg kami jual pada th. 2010 dengan harga yang berlipat. Setelah membeli rumah lagi dengan ukuran separuhnya di lokasi yang murahan, masih mempunyai sisa untuk hidup cukup layak. Alhamdulillah lagi.
Dibidang kesehatan saya merasakaan bahwa setelah menginjak usia 73 tahun stamina saya mulai menurun secara perlahan-lahan. setiap kali mengalami sakit - ada flu, ada BDB dll, maka setelah sembuh stamina saya tidak dapat kembali ketingkat sebelumnya. Begitu selalu, setiap kali menjadi lebih rendah. Sejak th 2007 saya menderita gangguan jantung koroner dan terpaksa memasang 2 stent dan meminum obat jantung terus. Sayangnya obat yg diberikan dokter tidak menolong sehingga gangguan yg saya derita tidak berkurang walaupun sudah pasang stent atau ring. Beruntung saya mendapat dari kiriman email berisi resep Cina jamu jantung koroner yang setelah saya minum kesehatan saya meningkat sampai akhirnya dapat berolah raga jalan kaki pagi - mula2 setiap 2 hari sekali setengah jam, kemudian menjadi setiap pagi - dan bermain golf lagi. Hanya saja sekarang golfnya berubah dengan naik golf cart. Sementara itu gangguan jantung tersebut secara berkala datang dan membuat stamina saya menurun sekali sehingga harus beristirahat lebih banyak. Berhenti berjalan kaki pagi, berhenti main golf, sampai stamina kembali cukup membaik untuk berolah raga lagi. Gangguan terakhir terjadi saat saya berusia 78 tahun, kira2 6 - 7 bulan lalu. Stamina saya begitu rendah sampai berjalan 50 meter saja sudah merasa capai. Padahal hasil cateterisasi ulang bulan Oktober 2010 penyempitan koroner saya hanya 20 - 30%. Dokter kami mengatakan bahwa spier (urat) jantung saya sudah melemah karena tidak cukup mendapat oksigen. Itu karena usia, tentu. Tetapi hal tsb tidak terjadi pada semua orang tua. Kakak2 perempuan saya yg berusia 81 dan 83 tahun masih kuat melakukan perjalanan jarak jauh. Juga teman2 seangkatan masih banyak yang kuat. Beruntug saya diperkenalkan oleh kakak saya kepada kasur bermagnit yg fungsinya mengurai butir2 darah merah kita dari yg biasanya menggabung menjadi gumpalan atau rantai , menjadi butir2 terpisah dan berdiri sendiri sendiri. Akibatnya ada 2 : 1. Daya ikat oksigen menjadi lebih besar dan 2. darah menjadi lebih mudah mengalirnya (=peredaran darah menjadi lebih lancar). saya beli kasur itu dan menjalani therapi 1 jam setiap hari. Setelah kira2 2 minggu saya rasakan stamina saya sudah kembali. Saya coba jalan kaki pagi seperti biasanya. Hasilnya saya tetap bugar. Saya coba main golf lagi secara bertahap. Hasilnya masih OK tetapi capainya datang esok hari atau lusanya. Jadi masih harus dilakukan tahapan yg lebih panjang dan tetap berhati-hati.
Saya berharap masih dapat mencapai usia 80 tahun dengan berupaya menjaga kesehatan sebaik mungkin.
Ajaran agama / spiritual mengatakan bahwa Allah sudah menentukan tanggal kematian setiap mahlukNya. Karena itu menurut saya, upaya kita adalah untuk tetap sehat sampai kepada detik ajal kita tiba. Jangan melalui sakit berlama-lama, apalagi sakit yang membuat isteri dan anak2 kita kerepotan, baik secara fisik maupun keuangan. Mudah-mudahan Allah mengabulkan, amin YRA.
Persiapan kembali ke haribaanNya.
Apa yang perlu kita lakukan sebagai persiapan "pulang"? Semua orang tahu resepnya yaitu mendekatkan diri kepadaNya. Jadi saya lakukan hal itu a.l. dengan berupaya menjadi orang yang kasih terhadap sesama, dengan menjadi orang yang penyabar, pengampun, penolong, ramah, tidak berprasangka buruk dsbnya. Semua itu membutuhkan upaya yang terus menerus, lho! Bukan hanya bila ingat saja. Kesimpulannya, saya mempunyai 2 keinginan. Yang pertama dapat tetap berkarya dan yang kedua meninggal dengan khusnul khatimah. Mudah2an terkabul adanya. Amiiin.
Subscribe to:
Posts (Atom)






